Breaking News:

Berita Buleleng

Pohon Setinggi 8 Meter Tumbang dan Timpa Truk Boks di Desa Bondalem Buleleng

Pohon perindang jalan, dengan tinggi sekitar 8 meter, yang ada di depan kantor Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng tumbang.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Noviana Windri
ist
Truk boks bermuatan alat tulis yang dikemudikan Wayan Suardiyana ringsek akibat tertimpa pohon tumbang, di Desa Bebetin Jumat (18/6) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pohon perindang jalan, dengan tinggi sekitar 8 meter, yang ada di depan kantor Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng tumbang, Jumat 18 Juni 2021 pagi, sekitar pukul 10.00 wita.

Apesnya, pohon itu tumbang dan menimpa sebuah truk, yang kebetulan tengah melintas.

Beruntung kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya mengatakan, truk bermuatan alat-alat tulis, yang dikemudikan oleh I Wayan Suardiyama (56) asal Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng itu mulanya hendak ke Karangasem.

Namun saat melintas di TKP, pohon tumbuh di pinggir jalan itu tiba-tiba tumbang, dan menimpa truk boks DK 8254 UL yang ia kemudikan.

Akibatnya, bagian depan truk pun ringsek.

Angin Kencang Terjang Klungkung, Bupati Suwirta Lihat Langsung Atap Berterbangan & Pohon Tumbang

Mobil Pikap Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang di Ruas Jalan Dusun Pangi Dawan Klungkung

Beruntung Wayan Suardiyana bersama dua rekannya tidak tergencet.

Ketiga korban berhasil selamat, dengan luka lecet pada kaki kanan dan kiri. 

Warga yang mengetahui kejadian ini kemudian bahu-membahu membersihkan puing-puing pohon yang menutupi badan jalan itu, dengan dibantu oleh tim dari BPBD Buleleng. 

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi mengatakan, pohon perindang itu tumbang karena kondisinya sudah rapuh.

Pihaknya pun membutuhkan waktu kurang lebih satu jam untuk membersihkan puing-puing pohon yang menutupi badan jalan tersebut, dengan mengerahkan sebanyak dua regu Tim Reaksi Cepat (TRC). 

"Bagian batangnya memang sudah borok (rapuh,red). Untuk melakukan pemeliharaan terhadap pohon-pohon perindang jalan itu sejatinya menjadi ranah Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kami di BPBD hanya membantu pemangkasan apabila ada pohon perindang yang dirasa mengganggu dan membahayakan pengguna jalan," tutupnya. (rtu)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved