Breaking News:

Berita Jembrana

Tak Puas Dengan Tiga Istri, Kakek Ini Tega Cabuli Bocah 10 Tahun di Jembrana Bali

Tak puas dengan tiga istri, M alias D masih saja melampiaskan hasrat bejatnya kepada bocah perempuan berusia 10 tahun.

Tribun Bali/Made Angga
Tersangka diamankan di Makopolres Jembrana Jumat 18 Juni 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Tak puas dengan tiga istri, M alias D masih saja melampiaskan hasrat bejatnya kepada bocah perempuan berusia 10 tahun.

Alhasil, dirinya pun dibekuk Anggota PPA Satreskrim Polres Jembrana, karena perbuatan bejatnya tersebut.

D pun dikerangkeng di Mapolres Jembrana, sebelum kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jembrana.

Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa mengatakan, aksi bejat tersangka ini awalnya didapati oleh orangtua korban yang mengetahui si kakek melecehkan anaknya di rumahnya.

Orangtua atau bapak si anak itu pun sempat naik pitam dengan akan menghajar si kakek.

Setelah Diajak Nonton Film Dewasa oleh Siswa SMP, Bocah Kelas 4 SD Cabuli Bocah 6 Tahun

Cabuli Anak di Bawah Umur di Bali, Kadek Angga Diganjar Bui 6 Tahun Ditambah Denda Rp 5 Miliar

Beruntung warga menahan emosi dan melaporkan kejadian ini ke kepolisian.

“Jadi korban diketahui akan disetubuhi. Bapak dari korban yang mengetahui kemudian melaporkan kejadian ke kantor polisi,” ucapnya Jumat 18 Juni 2021.

Ketut mengakui, bahwa saat warga sudah mengamankan tersangka, dan melaporkan kejadian ke kepolisian.

Kakek enam cucu ini sempat kabur dengan alasan hendak mengambil obat untuk masalah penyakit bawaannya.

Tapi alasan itu juga dalih untuk bisa kabur.

Warga yang sejatinya sudah tidak ingin main hakim sendiri, saat itu sempat geram dan hendak menghajar tersangka.

Namun, petugas datang dan langsung menangkap tersangka dan dibawa ke Makopolres Jembrana.

“Kami kenakan UU Perlindungan anak dengan ancama hukuman di atas lima tahun. Tersangka dan korban adalah tetangga,” ungkapnya.

Sebelumnya, kasus dugaan pencabulan kembali terjadi di Jembrana.

Seorang bocah berusia 10 tahun, diduga dicabuli oleh kakek-kakek, dimana masih kerabat dari korban.

Kejadian ini terjadi pada Kamis 10 Juni 2021 sore lalu, dimana informasinya terduga pelaku, si kakek juga sudah ditangkap.

Informasi yang dihimpun, kasus ini sudah di tangani unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Jembrana.

SPS Mengaku Menyesal & Bersedia Bertanggung Jawab Setelah Cabuli Anak Berusia 10 Tahun di Klungkung

Kasus ini sempat mengundang massa yang geram terhadap aksi kakek yang sudah beberapa kali menikah.

Beruntungnya, semua bisa diamankan polisi dan si terduga pelaku digiring ke sel jeruji besi.

Kejadian dugaan pencabulan ini sendiri dibongkar oleh bapak korban, dimana saat siang hari setelah pulang kerja tidak mendapati anaknya di rumah.

Kemudian, ia mencari ke rumah adiknya yang jaraknya berdekatan dengan rumah.

Sebelum sampai di rumah adiknya, ia melihat ada sandal anaknya di depan rumah pelaku.

Bapak korban pun masuk ke rumah pelaku, dan di salah satu kamar betapa kagetnya mendapati anaknya menjadi korban pencabulan. 

Kejadian itu pun dilaporkan ke pihak desa serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Menariknya, setelah diamankan kakek ini malah kabur dengan alasan mengambil obat untuk penyakit bawaannya.

Warga dan keluarga korban yang sempat redah emosi, kembali tersulut mengetahui pelaku kabur.

Akhirnya dilakukan pengejaran terhadap pelaku dan ditemukan di dekat pantai dan diserahkan ke Polres Jembrana. (ang).

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved