Breaking News:

Corona di Bali

Kasus Covid-19 Melonjak di Denpasar, 30 Orang Jalani Rapid Antigen Acak di Lapangan Puputan Badung

Rapid antigen ini digelar mulai pukul 16.30 hingga pukul 18.00 Wita menyusul naiknya kasus positif Covid-19 di Denpasar.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Rizal Fanany
Warga mengikuti rapid tes antigen gratis di lapangan Puputan badung, Denpasar, Sabtu 19 Mei 2021. Rapid antigen ini dilaksanakan untuk mengantisipasi dan memutus rantai penyebaran virus covid 19. 

“Kami akan melapor ke Pak Gubernur bagaimana tindak lanjutnya, apakah Lapangan Renon kami juga yang ambil, karena kasus meningkat,” katanya.

Selain itu, rapid antigen ini juga dilakukan untuk antisipasi varian baru Covid-19.

“Memang kemarin ada satu sudah varian baru di Denpasar, tapi yang bersangkutan sudah isolasi mandiri dan sembuh. Namun penyakit ini tidak kelihatan sehingga harus dites terus sampai kasus benar-benar melandai,” katanya.

Pihaknya juga bertujuan untuk mencari data sebagai bukti jika nantinya harus melakukan penutupan lapangan Puputan Badung.

“Biar masyarakat tidak tersinggung kalau lapangan ini ditutup, intinya kami ingin dengan data (melakukan penutupan),” katanya.

Baca juga: Dampak Libur Panjang, Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Kembali Naik, Didominasi Pemudik

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan pihaknya akan melakukan penutupan lapangan Puputan Badung pada Minggu, 20 Juni 2021 esok.

Meskipun selama ini lapangan ini belum dibuka secara resmi, namun banyak warga yang datang ke lapangan ini.

“Besok kami akan tegaskan kembali. Kami akan pasang spanduk penutupan dan lakukan penjagaan lebih ketat,” katanya.

Walaupun demikian, pihaknya tidak melarang masyarakat yang berolahraga.

Namun, penutupan ini berlaku bagi masyarakat yang berekreasi, duduk-duduk, bermain bola, maupun bermain di arena permainan anak-anak.

“Karena yang ke sini tidak olahraga saja, namun banyak yang duduk-duduk di dalam lapangan, bermain bola, main layangan, itu kami tidak ijinkan sampai batas waktu yang belum ditentukan,” katanya. (*)

Artikel lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved