Breaking News:

Berita Klungkung

Padi Varietas Baru Mulai Dikembangkan di Klungkung, Jangan Sampai Petani Kewalahan Dapatkan Bibit

Padi varietas baru yakni M700D mulai dikembangkan di Klungkung. Padi ini diklaim mampu dipanen, saat usia tanam masih 75 hari.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Noviana Windri
ist
Panen padi varietas baru M70D dilakukan di Subak Sidayu, Desa Takmung, Klungkung, Jumat (18/6) 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Padi varietas baru yakni M700D mulai dikembangkan di Klungkung.

Padi ini diklaim mampu dipanen, saat usia tanam masih 75 hari.

Ini lebih cepat dari rata-rata masa tanam padi hingga panen, yang memakan waktu sekitar 110 hari.

Panen padi varietas baru M70D dilakukan di Subak Sidayu, Desa Takmung, Klungkung, Jumat 18 Juni 2021.

Panen ini dihadiri Wabup Klungkung Made Kasta, Kadis Pertanian Klungkung Ida Bagus Juanida, dan Ketua DPD HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) Bali Provinsi Bali Ir. Putu Arya Sedhana.

Fermentasi Jerami Padi Jadi Solusi Ketersediaan Pakan Ternak di Bali di Musim Kemarau

Petani di Badung Diharapkan Bisa Tanam Padi Dengan Sistem Jajar Legowo

Seorang petani di Subak Sidayu, Rusten menjelaskan, dirinya menanam padi varietas M70D di lahan seluas sekitar 15 are.

Menurutnya yang signifikan membedakan, padi varietas ini mampu dipanen lebih cepat yakni setelah memasuki masa tanam 75 hari. 

Hasilnya pun lumayan, dari 15 are ia mampu menghasilkan sekitar 900 kilogram gabah.

"Dari segi panen, padi jenis baru ini (M70D) memang lebih cepat. Sekitar 75 hari sudah panen," ungkap Rusten.

Sementara Wabup Made Kasta menjelaskan, uji coba padi varietas baru M70D di Klungkung sudah dilakukan di dua loaksi yakni di Subak Kawan, Desa Selisihan dan di Subak Sidayu, Desa Takmung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved