Berita Bangli

50 Persen Desa di Bangli Sudah Disasar, Satgas Covid-19 Target Vaksinasi Tuntas di Juli atau Agustus

Pihak Satgas Covid-19 Bangli menarget kegiatan vaksinasi ini bisa tuntas pada bulan Juli atau Agustus 2021.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Humas GTPP Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Program gerakan serentak (Gertak) vaksinasi covid-19 di Bangli terus bergerak menyasar warga di sejumlah desa.

Pihak Satgas Covid-19 Bangli menarget kegiatan vaksinasi ini bisa tuntas pada bulan Juli atau Agustus 2021.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa mengungkapkan, berdasarkan data dari jumlah total 72 Desa/Kelurahan di Bangli 50 persen diantaranya telah disasar vaksin corona melalui program gertak.

Sementara yang tersisa tinggal 34 Desa.

Baca juga: 150 Ribu Benih Ikan Ditebar di Danau Batur Bangli

Dirgayusa mengatakan, desa yang belum disasar program gertak vaksinasi seluruhnya berada di Kecamatan Kintamani.

Alasannya, karena dari empat Kecamatan di Bangli, hanya Kecamatan Kintamani yang memiliki 48 Desa.

“Karena wilayahnya cukup luas, maka belum semua bisa tervaksin,” katanya Minggu 20 Juni 2021.

Jika sebelumnya penentuan wilayah dalam pelaksanaan vaksinasi dalam Gertak memiliki persyaratan khusus, mulai dari daerah dengan objek wisata, ibukota, kota kecamatan, Dirgayusa mengatakan, saat ini pelaksanaan vaksinasi lebih mengarah pada kesiapan desa dan jumlah vaksin yang tersedia.

Sesuai mekanismenya, jelas Dirgayusa, mula-mula Desa menyerahkan dokumen kesiapan vaksinasi pada Puskesmas setempat.

Dokumen tersebut mulai dari jumlah warga di desa yang berusia 18, hingga ketersediaan akses internet.

“Setelah desa sudah siap dan menyerahkan dokumen kepada puskesmas setempat, maka pihak puskesmas akan menginformasikan kepada dinas kesehatan.

Apabila ketersediaan vaksin mencukupi, serta petugas pelaksana vaksin tersedia, maka selanjutnya dijadwalkan untuk pelaksanaan vaksinasi,” jelasnya.

Dirgayusa yang juga Kadis Kominfosan Bangli itu mengungkapkan, berdasarkan data per tanggal 19 Juni, 64.690 warga Bangli telah tervaksin.

Pihaknya juga mengaku belum menerima laporan kendala dalam pelaksanaan vaksinasi.

Baca juga: Teguh Produseri Band Warga Binaan Lapastik Bangli

Sementara disinggung mengenai target penuntasan gertak vaksinasi, pria asal Desa Demulih, Susut itu mengatakan, sesuai target pemerintah pusat adalah bulan September.

Namun, imbuhnya, sesuai perintah Bupati Bangli adalah bulan Juli hingga Agustus.

“Apakah setelah target terpenuhi kita bisa buka pariwisata, kita mengikuti kebijakan dari pemerintah Provinsi,” tandasnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Bangli

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved