Breaking News:

Berita Bali

Istri dan Sopir Hanya Sebagai Saksi, Kasus Bandar Ganja 44 Kilogram di Bali

BNNP Bali juga memeriksa P (41) istri Gawok dan M (30) sopir truk ekspedisi yang mengangkut puluhan kg narkoba

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
BNNP Bali menggagalkan masuknya 44 kilogram ganja yang diangkut sebuah truk ekspedisi di Terminal Mengwi, Badung, Bali, pada Senin 14 Juni 2021 dini hari - Istri dan Sopir Hanya Sebagai Saksi, Kasus Bandar Ganja 44 Kilogram di Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Selain menetapkan Gawok alias Carlo (31) sebagai tersangka bandar/pemasok ganja seberat 44 kg di Bali, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali juga memeriksa P (41) istri Gawok dan M (30) sopir truk ekspedisi yang mengangkut puluhan kg narkoba jenis ganja itu.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Bali, Putu Agus Arjaya saat dikonfirmasi Tribun Bali berkaitan dengan perkembangan status pemeriksaan istri dan sopir dalam kasus ganja 44 kg itu.

Menurut Arjaya, alat bukti dalam pemeriksaan terhadap istri tersangka dan sopir ekspedisi tidak cukup kuat untuk menetapkan status dari saksi menjadi tersangka.

"Perkembangan hasil pemeriksaan terakhir masih lemah sekali alat buktinya untuk naik ke penyidikan. Jadi kami belum tetapkan jadi tersangka. Istri dan sopir statusnya saksi," ujar Agus Arjaya kepada Tribun Bali, Sabtu 19 Juni 2021.

Baca juga: BNNP Bali Bongkar Pengendalian Narkoba dalam Lapas Kerobokan, Terafiliasi Kasus 44 Kg Ganja

Seusai menjalani pemeriksaan, saat ini, P istri dari Gawok masih berada di Denpasar, Bali menunggu jemputan dari kerabat.

Sedangkan M, sopir ekspedisi setelah menjalani pemeriksaan dan tidak cukup alat bukti keterlibatannya sehingga M langsung dibebaskan dan dapat beraktivitas normal sebagai sopir truk ekspedisi.

"P masih di Denpasar menunggu kerabatnya yang jemput sedangkan M kami sudah bebaskan dari awal setelah diperiksa jadi saksi," bebernya.

Sebelumnya diberitakan, penangkapan Narapidana Lapas Kerobokan, Bagong, ternyata menjadi pembuka tabir pengungkapan kasus 44 kg ganja dengan tersangka seorang bandar bernama Gawok alias Carlo (31) asal Deli Serdang, Senin 14 Juni 2021 dini hari di Terminal Mengwi, Badung, Bali.

Hal ini diungkap oleh Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol Drs Gde Sugianyar Dwi Putra SH MSi didampingi jajaran dalam press release di Kantor BNNP Bali, Kota Denpasar, Jumat 18 Juni 2021.

"Dari penangkapan tersangka Bagong di dalam Lapas Kerobokan dengan BB 5,8 Kg Ganja kemudian dilakukan pengembangan kasus terhadap pemasok/bandar yang telah diketahui bernama Gawok 22 paket ganja dengan berat keseluruhan 43.771,00 gram brutto atau 42.962,00 gram netto," papar dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved