Corona di Bali

Kasus Melonjak, Kelurahan Sesetan Denpasar Kembali Masuk Zona Orange, 11 Warga Positif Covid-19

"Untuk Kelurahan Sesetan saat ini statusnya Zona Orange, ada sebanyak 11 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19," kata Tut Karyawati.

Kelurahan Sesetan
Pemasangan stiker tanda isolasi mandiri di Kelurahan Sesetan - Satgas Covid-19 Sesetan Denpasar Pasang Stiker di Rumah Warga yang Sedang Melaksanakan Isolasi Mandiri 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali kini berstatus zona orange dengan warga terkonfirmasi positif covid-19 aktif berjumlah 11 orang.

Hal ini disampaikan oleh Lurah Sesetan, Ketut Sri Karyawati saat dikonfirmasi mengenai perkembangan kasus Covid-19 di wilayahnya, pada Senin 21 Juni 2021.

"Untuk Kelurahan Sesetan saat ini statusnya Zona Orange, ada sebanyak 11 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19," kata Tut Karyawati.

Ia merinci dari 11 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu, 7 orang diantaranya menjalani perawatan di rumah sakit dan 4 sisanya menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) 14 hari.

Baca juga: Setelah Rapid Antigen 20 Pengunjung, Pemkot Denpasar Langsung Tutup Taman Kota Lumintang

Peningkatan jumlah positif covid-19 terjadi pada Minggu ke-III atau 19 Juni 2021, dari hari sebelumnya kasus positif 4 orang dan dalam sehari meningkat menjadi 11 orang.

Bagi warga yang menjalani Isoman mendapatkan bantuan logistik dari Dinas Sosial Kota Denpasar untuk kebutuhan sehari-hari.

"4 orang yang isolasi mandiri, dan 7 yang dirawat di rumah sakit," paparnya.

Tut membeberkan dari 11 orang yang positif Covid-19, ada yang terdeteksi dari swab serentak bekerja di sebuah tempat pengiriman barang di Benoa, ada pula pekerja konstruksi di Sanur yang tertular dari rekan kerjanya.

"Ada yang kerja di pengiriman barang di benoa, kantornya melaksanakan swab serentak lalu terkonfimasi positif.

Ada yang kerja di konstruksi di Sanur, karena teman satu kantor positif, di-swab-lah semua karyawan yang kontak dengan positif dan dia terkonfirmasi juga," jelaanya.

Tut menambahkan, dari awal pandemi Covid-19 hingga saat ini sudah ada sebanyak 18 orang di wilayahnya meninggal dunia akibat Covid-19.

Kalau yang meninggal kebanyakan karena penyakit bawaan (komorbid)

Sedangkan secara kumulatif sudah ada sebanyak 878 orang positif Covid-19 dan 851 dinyatakan sembuh.

"Yang meninggal dunia akibat Covid-19 sejauh ini ada 18 orang, dan kebanyakan juga ada komorbid," paparnya. (*)

Artikel lainnya di Corona di Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved