Breaking News:

Sponsored Content

Ketum LDII Dorong Semangat Nasionalisme untuk Hadapi Masalah Global

Padahal, konflik tersebut bila diperhatikan secara seksama berkaitan dengan persoalan sumber daya yang kian terbatas.

Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa/dok.LDII
Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Kiai Haji (KH) Chriswanto Santoso di Kantor DPW LDII Jawa Timur, Senin 21 Juni 2021. 

TRIBUN-BALI.COM - Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Kiai Haji (KH) Chriswanto Santoso mengatakan generasi milenial harus memiliki wawasan kebangsaan dan nasionalisme, baik dalam geopolitik maupun geoekonomi.

Hal itu penting untuk menghadapi konflik global.

Sebab, konflik dunia yang terus menderu kerap menggunakan dalih penegakan demokrasi maupun agama.

Padahal, konflik tersebut bila diperhatikan secara seksama berkaitan dengan persoalan sumber daya yang kian terbatas.

Baca juga: Petugas Imigrasi Ngurah Rai Datangi LDII Bali untuk Beri Pelayanan Eazy Passport

Chriswanto mengutip buku Geof Hischock Earth Wars: The Battle for Global Resources. Dalam buku tersebut dijelaskan, konflik global saat ini pada dasarnya memperebutkan sumber daya seperti pangan, air, logam langka, dan energi.

"Namun, yang terjadi pada permukaan atau yang muncul di grass root, konflik-konflik tersebut seringkali atas nama penegakan demokrasi, bahkan agama," tegas Chriswanto di Kantor DPW LDII Jawa Timur, Senin 21 Juni 2021.

Dijelaskan Chriswanto, nasionalisme yang dimaksud bukan nasionalisme dalam arti sempit, yang memandang besar diri sendiri dan menutup diri dalam pergaulan internasional. Namun, nasionalisme yang diharapkan adalah sosio-nasionalisme.

Sosio-nasionalisme merupakan pemikiran awal abad 20, ketika bangsa-bangsa terjajah mulai menuntut kemerdekaannya.

Sosio-nasionalisme adalah pemikiran Bung Karno mengenai nasionalisme yang bertujuan mencapai kebahagiaan umat manusia.

“Bukan nasionalisme sempit, tapi nasionalisme yang berlandaskan kemanusiaan dan anti penindasan sesama umat manusia," tegasnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved