Breaking News:

Berita Banyuwangi

Lima Strategi Bupati Ipuk untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi dalam RPJMD

Terdapat lima strategi untuk percepatan pemulihan ekonomi dalam RPJMD tahun 2021-2026

Surya/Haorrahman
Bupati Banyuwangi membuka Musrenmbang untuk menyusun RPJMD Banyuwangi - Lima Strategi Bupati Ipuk untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi dalam RPJMD 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Terdapat lima strategi untuk percepatan pemulihan ekonomi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026 Kabupaten Banyuwangi.

RPJMD tersebut telah disusun Banyuwangi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang nantinya menjadi elemen vital dalam pembangunan Kabupaten Banyuwangi lima tahun ke depan.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani menjelaskan, bahwa pembangunan di tengah situasi pandemi ini banyak tantangannya.

Pandemi Covid-19 berdampak pada anjloknya ekonomi di berbagai belahan dunia, kemiskinan dan pengangguran meningkat.

Baca juga: Pulihkan Ekonomi, Banyuwangi Kembali Bagi-Bagi Alat Usaha ke Warga

Daya beli menurun, dan hampir seluruh sektor mengalami penurunan signifikan.

"Tak hanya itu, pendapatan negara yang menurun berdampak pada menurunnya dana transfer ke daerah. Di tengah pendapatan daerah yang menurun, Pemkab masih harus melakukan refocusing anggaran, sementara kebutuhan masyarakat semakin meningkat," jelas Ipuk, Senin 21 Juni 2021.

Musrenbang yang mulai digelar pada 17 Juni 2021 ini diikuti berbagai unsur masyarakat.

Jajaran forpimda, kepala OPD, Kepala Desa/Lurah, perwakilan ormas, LSM, PKK, akademisi dan instansi vertikal dihadirkan untuk mendapatkan masukan arah pembangunan Banyuwangi lima tahun ke depan.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Ipuk menyebut lima strategi yang akan ditempuh pemerintah.

Pertama, melakukan recovery lebih cepat dan upaya antisipasi membangun sistem yang lebih baik lagi.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved