Breaking News:

Berita Jembrana

Hingga Akhir Mei, Ada 62 Kasus DBD di Jembrana

Bupati Jembrana I Nengah Tamba, beberapa waktu lalu sempat mengimbau warganya untuk waspada terhadap demam berdarah.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
istimewa
ILUSTRASI: Bupati Jembrana I Nengah Tamba, beberapa waktu lalu sempat mengimbau warganya untuk waspada terhadap demam berdarah. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Bupati Jembrana I Nengah Tamba, beberapa waktu lalu sempat mengimbau warganya untuk waspada terhadap demam berdarah.

Terutama memasuki musim penghujan yang membuat berkembangnya jentik nyamuk Aedes Aegypty.

Atas hal ini, imbauan untuk sementara waktu hingga pertengahan tahun terlihat cukup baik.

Meskipun masih ada kasus demam berdarah dengue (DBD) di Jembrana.

Hal ini disampaikan, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha, Selasa 22 Juni 2021.

Baca juga: Tabrak Tiang Listrik Roboh Saat Hujan Deras di Jembrana, Ngurah Andika Meninggal Dunia

Arisantha menyatakan, dibanding 2020 lalu di kondisi yang sama akibat pandemi Covid-19, kasus demam berdarah di Jembrana relatif menurun.

Meskipun di bulan-bulan tertentu terutama awal tahun kasus meningkat.

Namun, secara keseluruhan di awal tahun mulai Januari hingga Juni, dengan perbandingan kasus antara tahun 2020 dengan 2021, jumlah kasusnya menurun.

Baca juga: Bupati Jembrana Imbau Warga Waspada Nyamuk Aedes Aegypti, Ajak Masyarakat Untuk Peduli Lingkungan

“Untuk secara keseluruhan kalau melihat data antara 2020 dengan 2021 angka kasus menurun. Mungkin ini juga karena masyarakat sudah sadar."

"Tapi kami terus mengimbau supaya masyarakat terus melakukan 3 M plus supaya zero dari penyakit DBD,” ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved