Breaking News:

Berita Karangasem

10 Pejabat di Pemkab Karangasem Mangkir dari Pemeriksaan Penyidik Terkait Kasus Pengadaan Masker

Yang  bersangkutan diperiksa terkait kasus pengadaan masker jenis scuba di Dinas Sosial (Dinsos) tahun 2020.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Saiful Rohim
Kasi Intel Kejari Karangasem, Dewa Gede Semaraputra. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Sepuluh pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem mangkir dari pemeriksaan  penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem.

Yang  bersangkutan diperiksa terkait kasus pengadaan masker jenis scuba di Dinas Sosial (Dinsos) tahun 2020.

Kasi Intel Kejari Karangasem, Dewa  Gede Semaraputra  mengatakan sepuluh pejabat yang mangkir dari  pemeriksaan yakni pejabat di Kantor Badan Pengelola Keuangan serta Aset Daerah (BPKAD) Karangasem, Inspektorat Daerah (IRDA) Karangasem, dan mantan pejabat daerah.

"Seharusnya 5 pejabat ini diperiksa  Senin (21/6/2021) dan sisanya diperika Selasa (22/6/2021). Tetapi semua tak datang dengaan alasan mempersiapkan perayaan HUT Kota Amlapura. Sehingga semuanya mengaku belum bisa hadir ke Kejaksaan," kata Dewa Semaraputa,  Rabu 23 Juni 2021 siang .

Baca juga: Penyidik Kejari Karangasem Periksa 14 Perbekel Terkait Kasus Pengadaan Masker Scuba

Yang bersangkutan memang sempat melayangkan surat ke penyidik Kejaksaan Negeri.

Dalam surat dijelaskan bahwa yang bersangkutan tak bisa datang lantaran masih sibuk mempersiapkan untuk perayaan HUT Kota Amlapura.

Para pejabat tersebut menyatakan siap datang usai HUT Kota Amlapura.

Ditambahkan, Kejari Karangasem kembali agendakan pmeriksaan sepuluh pejabat yang mangkir.

Pejabat yang diperiksa yakni berkaitan dengan pengadaan masker scuba.

Tujuannya agar penyidik memahami betul pengadaan masker, mulai penganggaran hingga  pendistribusiannya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved