Breaking News:

Berita Bali

Pembukaan Pariwisata Bali Terancam Batal Lagi

Rencana pembukaan pariwisata Bali bagi wisatawan mancanegara pada Juli 2021 ini ditinjau ulang.

Editor: DionDBPutra
Biro Komunikasi Kemenparekraf
Aktivis Mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Denpasar temui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di sela kunjungan kerjanya di Bali, Jumat 11 Juni 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rencana pembukaan pariwisata Bali bagi wisatawan internasional pada Juli 2021 terancam batal. Pasalnya, meningkatnya angka penularan Covid-19 di Indonesia yang lebih tinggi dibandingkan dengan penularan Covid-19 sebelumnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengaku prihatin dengan meningkatnya angka penularan Covid-19 di Indonesia yang lebih tinggi dibandingkan dengan penularan Covid-19 sebelumnya.

Dengan meningkatnya penularan Covid-19 tersebut, rencana pembukaan pariwisata Bali bagi wisatawan mancanegara pada Juli 2021 ini pun ditinjau ulang.

Baca juga: Soal Pembukaan Pariwisata pada Juli 2021, Dispar Bali Sebut Tergantung Perkembangan Kasus Covid-19

Baca juga: Dewan Bali Serap Aspirasi saat Reses, Banyak Masyarakat Minta Pembukaan Pariwisata Internasional

"Tentang rencana pembukaan Bali tentunya program ini terus berlanjut namun tentunya harus melihat situasi terkini berkaitan dengan kondisi pandemi. Dan di tengah meningkatnya kasus Covid-19 kami melihat ada penurunan kunjungan wisatawan nusantara ke Bali," kata Sandiaga pada weekly press briefing secara daring dan offline secara langsung di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa 22 Juni 2021.

Sandiaga mengatakan, penyiapan pembukaan pariwisata Bali terus berlangsung, tapi disesuaikan dengan kondisi Covid-19 di dalam negeri dan luar negeri.

Saat ini pihaknya melakukan penyiapan dari segi pra-kondisi pra-kondisi yang ditentukan, namun dalam hal kondisi Covid yang tidak memungkinkan, tentunya akan ditinjau kembali.

"Pengumuman kapannya itu (buka pariwisata Bali bagi wisman) kita sesuaikan dengan situasi Covid yang lebih kondusif. Persiapannya masih di level 90 persen untuk penyiapan travel corridor arrangement, untuk penyiapan charter pesawat sebagai ujicoba juga majunya (persiapan) sudah sangat signifikan," kata Sandiaga.

"Namun pencet tombolnya itu (kapan ditetapkan dibukanya) tergantung dari situasi Covid terkini. Jadi kita sudah memutuskan bahwa jika situasinya melandai baru akan kita finalkan, dan jika belum melandai tentunya akan kita sesuaikan. Dan untuk yang akan memulai ujicoba berupa penerbangan charter juga sudah disiapkan," kata Sandi.

Peningkatan kasus Covid-19 secara nasional dalam beberapa waktu terakhir, sedikit berdampak terhadap tingkat kunjungan wisatawan nusantara ke Pulau Dewata. "Di tengah meningkatnya kasus Covid-19 kami melihat ada penurunan kunjungan wisatawan nusantara ke Bali," ujar Sandi.

Oleh karena itu, pihaknya mengusulkan dengan langkah koordinatif bersama Gubernur Bali untuk menyiapkan pariwisata berbasis vaksin. Dan ini sudah dilaporkan kepada Presiden dan sudah mendapatkan persetujuan mengenai usulan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved