Breaking News:

Citizen Journalism

Sinergi Sister City Denpasar - Kota Hue,Vietnam: Peluang Bangkitnya Orange Economy di Tengah Pandemi

Kunjungan Dubes Vietnam, Pham Vinh Quang ke kota Denpasar pada akhir tahun 2019, mampu menjadi awal penjajakan kerjasama yang baik bagi kedua kota

Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Jajaran Pemkot Denpasar, Kedutaan Besar Vietnam, dan Bank Indonesia Perwakilan Bali, saat membuka gelaran Denpasar Festival ke-12 tahun 2019 yang ditandai dengan mendentumkan Drum Jigu di Kawasan Catur Muka Denpasar, Sabtu (28/12/2019). 

Namun nampaknya, selain menjadi penghalang, adanya pandemi justru dapat menjadi peluang bagi Pemkot Denpasar untuk meningkatkan intensitas kerjasama dengan kota Hue-Vietnam.

Kerjasama sister city yang telah direncanakan, mampu menjadi jalan bagi pemulihan kondisi ekonomi pasca pandemi di kedua kota. Pertukaran informasi dan komunikasi secara virtual dapat menjadi peluang bagi terbukanya kerjasama lanjutan di bidang ekonomi. Misalnya, dengan saling mempromosikan produk-produk industri lokal di kedua kota yang dapat membuka kesempatan perdagangan lintas batas negara.

Peluang ini dirasa cukup efektif mengingat kota Denpasar telah menggencarkan pengembangan sektor orange economy. Tidak seperti yang lumrah kita dengar dengan blue dan green economy, istilah orange economy sendiri merujuk pada industri kreatif dalam berbagai bidang seperti kuliner, fesyen, perfilman, dan kesenian.

Lewat rencana pengembangan sektor tersebut, maka ketika peluang penjajakan kerjasama sister city ini dilakukan, akan mampu memberi angin segar bagi industri kreatif di Kota Denpasar untuk bangkit kembali dari keterpurukan ekonomi di tengah pandemi.

Lalu langkah konkret apa yang bisa diambil oleh Pemkot Denpasar?

Setelah Rapid Antigen 20 Pengunjung, Pemkot Denpasar Langsung Tutup Taman Kota Lumintang

Pertama, adalah penjajakan kerjasama di bidang ekonomi lewat pengadaan pameran virtual bagi produk-produk industri kreatif di kedua kota.

Pandemi yang telah membuat segala bentuk komunikasi dilakukan secara virtual dapat menjadi kesempatan bagi pemerintah kedua kota untuk menyenggarakan pameran produk-produk UMKM dalam dunia maya.

Dihubungkan dengan perangkat elektronik dan internet, pameran virtual ini setidaknya mampu memberikan kesempatan bagi UMKM Kota Denpasar untuk memamerkan produk-produk kreatifnya, yang harapannya mampu menarik minat penduduk Kota Hue, atau pun sebaliknya.

Dengan memanfaatkan layanan e-commerce yang kini telah mencakup lintas batas negara, pelaku bisnis UMKM di kedua kota dapat saling menawarkan produknya secara digital dan dengan jangkauan yang lebih luas dan mudah.

Kedua, program knowledge sharing yang dilakukan secara virtual diantara para pelaku industri kreatif di kedua kota, dapat menjadi agenda penjajakan kerjasama yang saling menguntungkan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved