Breaking News:

Cabuli Sepupu, Pelaku Ngaku Aksinya Sempat Terhenti karena Panggilan Telepon Istri

Cabuli Sepupu, Pelaku Ngaku Aksinya Sempat Terhenti karena Panggilan Telepon Istri

kolase tribun bali
Ilustrasi. 

TRIBUN-BALI.COM - Seorang gadis di Lamongan, Jawa Timur menjadi korban pencabulan.

Mirisnya, pelaku ada sepupu korban yang diketahui telah menikah.

Pelaku berinisial WS (25), warga Desa Slaharwotan, Kecamatan Ngimbang, Lamongan.

Pelaku sudah diamankan pihak kepolisian untuk dimintai pertanggungjawabannya.

Baca juga: Briptu II Rudapaksa Gadis 16 Tahun di Mapolsek, Diancam Masuk Penjara Lalu Pintu Ruangan Dikunci

"Iya benar, pelaku kini sudah kami tahan di Mapolsek Ngimbang," kata Kapolsek Ngimbang, Iptu Turkhan Badri kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (22/6/2021).

Turkhan melanjutkan penjelasannya, pelaku tega menodai korban lantaran tidak mampu menahan nafsunya saat melihat kemolekan tubuh Bunga.

Padahal pelaku sudah memiliki istri.

WS tega berbuat cabul ketika korban bertandang ke rumahnya.

Baca juga: Janda Muda Jadi Korban Rudapaksa 2 Pemuda, Bukan Menolong Malah Lakukan Aksi Tak Terpuji

Kejadiannya bermula ketika korban bertandang ke rumah WS atas suruhan ibu korban untuk meminta fotokopi kartu keluarga (KK) sebagai kelengkapan untuk pengurusan STNKB.

Saat bertamu itu, kata Turkhan, korban membangunkan WS yang tengah tidur dan memberitahu niat kedatangannya ke rumah korban itu.

"Saat itu, pelaku bangun sambil memegang HP-nya dan menelepon istrinya terkait kedatangan korban," ungkapnya.

Usai menelepon sang istri, lanjut Turkhan, pelaku kemudian meminta korban untuk mengambil sendiri KK di almari pelaku di dalam rumah.

Nah, saat hendak berpamitan pulang, korban disuruh oleh WS untuk memfotokan KK tersebut untuk dikirim ke WhatsApp pelaku.

"Aku gak duwe WA mas (saya tidak punya WA mas )," kata korban kepada penyidik

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved