Breaking News:

Berita Buleleng

Wifi Gratis di Buleleng Baru Terpasang 141 dari Target 215 Titik

Hingga Juni ini, Wifi gratis yang terpasang di Buleleng  baru mencapai 141 titik, dari target 215 titik.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
pixabay.com
Ilustrasi Wifi - Hingga Juni ini, Wifi gratis yang terpasang di Buleleng  baru mencapai 141 titik, dari target 215 titik. 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Hingga Juni ini, Wifi gratis yang terpasang di Buleleng  baru mencapai 141 titik, dari target 215 titik.

Dinas Kominfosanti pun berupaya melakukan pemasangan, agar pada tahun ini target bisa tercapai. 

Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng, Ketut Suarmawan mengatakan, pada tahun 2020 lalu, pihaknya sejatinya sudah melakukan pemasangan wifi di sejumlah titik seperti di desa adat, puskesmas dan destinasi tempat wisata, namun menggunakan sistem jaringan wireless.

Akibatnya, kecepatan untuk mentransfer data hanya 2 Mbps. 

Baca juga: Pelaksanaan PPDB SMP di Buleleng Terkendala Banyak Alamat Siswa Tak Sesuai Zonasi

Berdasarkan petunjuk teknis dari Pemprov Bali, sistem jaringannya pun harus diganti menggunakan fiber optik, dengan kecepatan mentransfer data mencapai 10 Mbps.

Dengan adanya pergantian itu lah, hingga saat ini wifi yang terpasang baru di 141 titik.

Dengan rincian di  Desa adat sebanyak 108 titik, puskesmas 18 titik, dan DTW 15 titik, dengan anggaran mencapai Rp1.2 Miliar, berasal dari dana BKK Provinsi Bali.

Baca juga: 66 Koperasi Sudah Tak Beroperasi di Buleleng, Anggota Dewan Desak Cabut Badan Hukumnya

"Dengan adanya juknis itu, kami pun harus mengganti yang sebelumnya menggunakan  wireless, menjadi  fiber optik. Sehingga hingga Juni ini Wifi yang terpasang baru di 141 titik. Kami berusaha mengejar target itu hingga akhir tahun ini," jelasnya. 

Selama melakukan pemasangan wifi ini, Suarmawan tidak memungkiri ada beberapa daerah yang sulit untuk dijangkau.

Seperti di Desa Pucaksari, Busungbiu dan kawasan TNBB. Pemasangan wifi di dua daerah itu membutuhkan investasi besar, untuk membangun jaringan.

Baca juga: Banyak Penduduk Tinggal di Daerah Lain, Vaksinasi di Kecamatan Gerokgak Buleleng Baru Tercapai 56%

Untuk itu, Suarmawan mengaku akan mencoba mengusulkan tambahan anggaran ke Pemprov Bali, agar wilayah-wilayah dengan medan yang berat itu juga bisa terpasang wifi. 

"Pemasangan wifi tahun ini berpotensi tidak bisa 100 persen, karena untuk di wilayah dengan medan yang berat itu harus membangun jaringan dulu."

"Tahun depan kami akan coba usulkan ke Pemprov untuk menambah anggarannya, karena harus membangun jaringan," tambahnya. (*)

Berita lainnya di Berita Buleleng
 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved