Breaking News:

Berita Klungkung

Berupaya Atasi Kesulitan Air di Nusa Penida Dengan Teknologi SWRO

Persoalan air bersih masih menjadi perhatian khusus,hal ini membuat Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berupaya dalam mengatasi kesulitan air bersih

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Karsiani Putri
Istimewa: Pemkab Klungkung
Persoalan air bersih masih menjadi perhatian khusus dan salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Klungkung, yakni dengan menyepakati perjanjian kerjasama Penyediaan Air Bersih Layak Minum melalui Teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) antara PDAM Tirta Mahottama Kabupaten Klungkung dengan pihak ketiga 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Persoalan air bersih masih menjadi perhatian khusus.

Hal ini membuat Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berupaya dalam mengatasi kesulitan air bersih yang dialami warganya.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Klungkung, yakni dengan menyepakati perjanjian kerjasama Penyediaan Air Bersih Layak Minum melalui Teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) antara PDAM Tirta Mahottama Kabupaten Klungkung dengan pihak ketiga. 

Bupati Suwirta menjelaskan, kerjasama ini merupakan suatu perubahan dan sebuah langkah kemajuan dalam salah satu proses pemenuhan 100 persen air bersih.

Dimana Pulau Nusa Penida, yang saat ini merupakan salah satu destinasi pariwisata, disamping harus memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari juga dituntut untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi industri pariwisata.

Baca Juga: Alokasi Anggaran Infrastruktur Jembrana Ditunda untuk Tangani Covid-19

"Dengan perjanjian kerjasama ini, kami berharap  khususnya di kepulauan Nusa Penida tidak lagi merasakan kekurangan air bahkan ketiadaan air," ungkap Suwirta, Jumat 25 Juni 2021.

Direktur PDAM Klungkung, I Nyoman Renin Suyasa mengatakan kerjasama ini juga untuk pemenuhan kebutuhan air minum di air Kabupaten Klungkung khususnya di Nusa Lembongan, Bali. 

"Melalui kerjasama ini diharapkan bisa pemenuhan kebutuhan air di Kabupaten Klungkung, dan bisa melaksanakan tanget 100 persen pelayanan air minum di tahun 2022," harap Nyoman Renin.

Pihaknya terus bekerjakeras melakukan langkah strategis dengan selalu berkordinasi dengan pihak terkait.

Dimana SWRO ini akan dibangun di Desa Jungut Batu, Nusa Lembongan, Bali. 

SWRO merupakan teknologi modern yang mengubah air asin menjadi air tawar yang layak untuk dikonsumsi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved