Breaking News:

Berita Klungkung

Ditinggal Menginap di Rumah Keluarga, Puluhan Gram Perhiasan Emas Anak Mantan Bupati Klungkung Raib

Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Ario Seno Wimoko menjelaskan, pihaknya menerima laporan kejadian kehilangan perhiasan emas itu, Minggu (27/6/2021)

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Ilustrasi emas - Ditinggal Menginap di Rumah Keluarga, Puluhan Gram Perhiasan Emas Milik Anak Mantan Bupati Klungkung Raib 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Cokorda Gde Agung Sandi Adnyana Putra (37), yang merupakan anak dari mantan bupati Klungkung Tjokorda Gde Agung melapor ke polisi karena kehilangan perhiasan emas seberat 48,5 gram.

Akibat musibah itu, ia mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta.

Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Ario Seno Wimoko menjelaskan, pihaknya menerima laporan kejadian kehilangan perhiasan emas itu, Minggu (27/6/2021) dari Tjokorda Agung Sandi Adnyana Putra yang beralamat Jalan Srikandi IV, Semarapura Klod Kangin.

Ia menjelaskan, perhiasan emas itu terakhir kali dilihat oleh pelapor, Senin (21/6/2021) lalu.

Baca juga: 20 Warga di Desa Takmung Klungkung Terima BLT Ganda, Batas Waktu Pengembalian 2 Bulan

Kemudian disimpan di sebuah kotak, yang disimpannya di atas kulkas di ruang tamu rumahnya.

" Sebelum hilang, istri pelapor (Tjokorda Istri Eka) masih melihat perhiasan itu. Lalu mereka menginap di rumah keluarganya di seputaran Jalan Untung Surapati karena ada upacara pengabenan," ujar Ario Seno Wimoko.

Pelapor baru menyadari perhiasan emasnya hilang, Jumat (25/6/2021) sekitar pukul 06.00 Wita.

Saat itu istri pelapor hendak memakai perhiasan itu, namun ia kaget saat mendapati semua perhiasan emasnya yang disimpan di kotak sudah raib. 

Adapun perhiasan emas yang hilang totalnya memiliki berat 48,5 gram, terdiri dari  1 Kalung motif bola 7  dengan berat sekitar 17 gram kode LM, 1 gelang emas motif smile dengan berat sekitar 1,5 gram, ssepasang emas subeng mata ungu dengan berat sekitar 7 gram.

1 kalung motif dengan berat 1 gram, 1 cincin mata merah marun anak dengan berat 2 gram, 1 kalung motif z dengan berat sekitar 2 gram, 1 set  subeng kotak, liontin motif kotak, cincin motif kotak, lengkap seberat 10 gram.

1 kalung emas smile dengan berat sekitar 3 gram, 1 pasang anting donal bebek dengan berat sekitar 0.9 gram,dan 1 cincin singapore dengan berat sekitar 5,3 gram.

"Pelapor bersama istrinya sempat mencari-cari perhiasan itu diseputaran rumah, namun tidak ditemukan. Pelapor mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta kerena kasus ini. Sampai saat ini kami masih lakukan lidik," jelas Ario Seno. (*)

Artikel lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved