Breaking News:

Berita Jembrana

Suka Cita Anak-Anak di Jembrana Lepas Ratusan Tukik, Bagian Dari Edukasi Sejak Dini Tentang Penyu

Ratusan tukik atau anak penyu dilepasliarkan di Pantai Perancak, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Bali.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Karsiani Putri
I Made Ardhiangga Ismayana
Pelepasliaran tukik  di Pantai Perancak, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Bali, Sabtu 26 Juni 2021 sore kemarin 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Ratusan tukik atau anak penyu dilepasliarkan di Pantai Perancak, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Bali.

Pelepasliaran ini dilakukan dengan melibatkan belasan anak-anak.

Suka cita anak-anak pun nampak ketika melepas tukik dari sebuah ember berisi tanah ke pasir pantai.

Koordinator Konservasi Penyu Kurma Asih Desa Perancak, I Wayan Anom Astika Jaya mengatakan, pihaknya mengajak anak-anak dalam acara tersebut merupakan bagian untuk edukasi penyu sejak dini.

Mereka diajak langsung melepas penyu dan diberi pembelajaran untuk wajib menjaga lingkungan demi keberlangsung penyu di lautan.

“Kami mengajak anak-anak untuk nantinya dapat menjaga lingkungan dan kenapa anak-anak karena sifat penyu dimana dia dilepas maka 25 tahun lagi akan kembali dan bertelur di sini,” ucapnya Sabtu 26 Juni 2021 sore kemarin.

Anom menjelaskan bahwa waktu melepas tukik terbaik ialah pada pagi dan sore hari.

Serta 350-an tukik ini dilepas dari hasil penetasan tujuh sarang ditempat konservasi yang dikelolanya dan pada bulan-bulan ini, setiap tukik setiap hari akan menetas.

Terutama pada bulan Juni, Juli dan Agustus dan populasi di wilayah Jembrana, saat dirinya sudah 25 tahun bergelut dengan penyu, trennya hingga 2021 ini naik.

“Pada intinya ketika aktivitas di pinggir pantai tidak terlalu banyak maka akan banyak penyu bertelur. Dan saat ini kami memiliki 225 sarang. Setiap sarang kisaran 80 sampai 100 butir menetas,” ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved