Breaking News:

Berita Karangasem

Banyak Hotel dan Restaurant Menunggak Bayaran Listrik, Harapkan Pariwisata Bali Dibuka Juli

Beberapa Hotel dan Restaurant di Kabupaten Karangasem terpaksa menunggak bayaran listrik akibat pandemi Covid-19

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Karsiani Putri
Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi- Pemilik Hotel dan Restaurant di Kabupaten Karangasem berharap wacana pembukaan pariwisata Bali bulan Juli bisa segera direalisasikan 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA- Beberapa Hotel dan Restaurant di Kabupaten Karangasem terpaksa menunggak bayaran listrik akibat pandemi Covid-19.

Pemicunya karena tidak ada pendapatan sejak 2020 lalu, sedangkan operasional Hotel dan Restaurant tetap broperasi tiap hari seperti biasanya.

Ketua Perhimpunan Hotel & Restaurant Indonesia (PHRI) Kabupaten Karangasem, Wayan Kariasa mengatakan, pengusaha menunggak karena sepinya  peengunjung wisatawan yang menginap.

Hotel dan Restaurant yang menunggak tersebar di Kabupaten Karangasem diantaranya Kubu, Abang, Manggis.

BACA JUGA: Vaksinasi Covid-19 di Denpasar Dapat Bonus Sayur hingga Minuman, Targetkan 1.000 Orang  

"Nunggaknya nggak lama, cuma 1-2 bulan. Setelah  itu pengusaha  berusaha  meminjam uang untuk bayar tunggakan. Tetapi, listrik tak sampai disegel, apalagi diputus oleh petugas," ungkap I Wayan Kariasa, Senin 28 Juni 2021.

Pihaknya berharap agar Pemerintah bisa mencarikan solusi.

Ditambahkan, hampir semua pengusaha Hotel dan Restaurant di Karangasem kesulitan biaya operasional.

Diantaranya biaya listrik, air hingga iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan setiap bulan.

Ditambah  upah untuk perawatan Hotel  dan Restaurant seperti kebersihannya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved