Breaking News:

Berita Klungkung

Beberapa Warga Takmung Diminta Kembalikan Uang Karena Terima Bantuan Ganda, Perbekel: Bisa Dicicil

Wayan Suartama pun memilih mengembalikan bantuan BLT (Bantuan Langsung Tunai) dari APBD Kabupaten Klungkung, karena jumlahnya lebih kecil

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Ist/Perbekel Takmung
Beberapa warga Desa Takmung, Jumat (25/6/2021) lalu saat diminta menandatangani surat pernyataan untuk mengembalikan uang karena menerima bantuan ganda. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Beberapa warga di Desa Takmung mengeluh, karena diminta mengembalikan uang karena menerima bantuan ganda.

Terlebih uang bantuan yang mereka terima, telah habis untuk keperluan sehari-hari.

Agar warga tersebut tidak merasa keberatan mengembalikan bantuan, mereka pun diminta menyicil oleh pihak desa.

Seperti yang diungkapkan seorang warga di Desa Takmung yang dimintai mengembalikan bantuan, I Wayan Suartama.

Baca juga: Warga Klungkung Diminta Kembalikan Dana Bantuan, Inspektorat Lakukan Pertemuan dengan Dinas Terkait

Ia diminta membuat surat pernyataan untuk menyanggupi melakukan pengembalian, karena menerima bantuan ganda.

Batas pengembalian paling lambat 2 bulan, sejak menandatangani surat pernyataan.

" Kondisi ekonomi sulit seperti ini, mau tidak mau harus dikembalikan. Daripada saya ditangkap," keluhnya.

Wayan Suartama pun memilih mengembalikan bantuan BLT (Bantuan Langsung Tunai) dari APBD Kabupaten Klungkung, karena jumlahnya lebih kecil yakni Rp 600 ribu.

Daripada mengembalikan bantuan BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro) sebesar Rp 1,2 juta.

Perbekel Desa Takmung, Nyoman Mudita pun sempat memberikan solusi bagi warganya yang kesulitan melakukan pengembalian bantuan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved