Breaking News:

Berita Jembrana

Pelaku Trek-trekan di Pantai Pebuahan-Baluk Rening Jembrana Diciduk

Petugas Polsek Negara menciduk pelaku trek-trekan di pesisir pantai Pebuahan-Baluk Rening. Pelaku balap liar yang didominasi anak muda Jembrana itu,

Istimewa
Pelaku balap liar (berdiri) dan barang bukti yang diamankan oleh polisi. Pelaku yang didominasi anak muda Jembrana itu, diciduk pada Minggu 27 Juni 2021, menjelang malam hari. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Petugas Polsek Negara menciduk pelaku trek-trekan di pesisir pantai Pebuahan-Baluk Rening.

Pelaku balap liar yang didominasi anak muda Jembrana itu, diciduk pada Minggu 27 Juni 2021, menjelang malam hari. 

Seorang pengendara pun digiring ke Mapolsek Negara, beserta barang bukti motor balapnya.

Kapolsek Negara, AKP I Gusti Made Sudarma Putra, mengatakan pelaku balap liar ini ditangkap setelah adanya laporan warga.

Satu pelaku ditangkap sekitar pukul 18.20 Wita, bertempat di pesisir pantai Baluk Rening - Pebuahan Kecamatan Negara.

Pengendara dan satu unit motor Yamaha yang dipakai aksi untuk sementara disita.

Baca juga: Gebyar Vaksinasi di Jembrana, Bupati Tamba Minta Sekaa Jegog Turut Dilibatkan

“Kami berhasil mengamankan satu orang anak muda yang mengendarai motor balapnya,” ucapnya, Senin 28 Juni 2021.

Dijelaskannya, penangkapan ini seusai ada laporan warga yang resah keberadaan pemuda yang menggelar balap liar.

Kemudian, dari laporan itu dilakukan pemantauan di pesisir Pantai Baluk Rening - Pantai Pabuahan Kecamatan Negara.

Di sana ditemukan aksi trek - trekan liar yang dilakukan oleh dua pengendara sepeda motor, selanjutnya sekira pukul 18.20 Wita saat mereka sedang melakukan aksi trek-trekkan, dilakukan upaya penangkapan oleh tim gabungan unit Reskrim dan Intelkam Polsek Negara yang dipimpin oleh Pawas Iptu Ida Bagus Trisana didampingi oleh Padal Aiptu Rahmat Herdiana.

Baca juga: Suka Cita Anak-Anak di Jembrana Lepas Ratusan Tukik, Bagian Dari Edukasi Sejak Dini Tentang Penyu

“Dari upaya penangkapan tersebut berhasil diamankan satu unit motor Yamaha tanpa Plat Nomor bersama pengendara ( Ketut Agus Santika). Sedangkan satu orang bersama sepeda motornya melarikan diri,” bebernya. 

Sudarma Putra menambhakan, pihaknya melakukan hal tersebut sebagai upaya melakukan kamtibmas di wilayah hukumnya.

Pihaknya meminta masyarakat juga berperan aktif melaporkan.

Hal ini juga sebagai dukungan kepada pemerintah untuk mengantisipasi adanya kerumunan, yang bisa menjadikan klaster Covid-19. (*)

Berita lainnya di Berita Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved