Breaking News:

Berita Bali

Bandara Ngurah Rai Bali Siapkan Layanan Fasilitas Swab PCR Khusus Penumpang dengan Dua Kriteria Ini

setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, penumpang tersebut wajib melakukan tes Swab berbasis PCR di fasilitas PCR yang disiapkan

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Wema Satya Dinata
istimewa/Communications PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) masuk ke Bali menggunakan moda transportasi udara tetapi Bandara asal keberangkatan tidak ada fasilitas Swab berbasis PCR dapat menggunakan surat rapid antigen.

Tetapi setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, penumpang tersebut wajib melakukan tes Swab berbasis PCR di fasilitas PCR yang disiapkan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Hal itu disampaikan, Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, Selasa 29 Juni 2021.

“Mulai besok kami akan hadirkan fasilitas swab PCR untuk melayani penumpang berasal dari daerah yang belum memiliki fasilitas PCR ataupun bagi penumpang yang sudah mempunyai hasil PCR tetapi belum menggunakan QRCode atau Barcode.

Baca juga: 40 Persen Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Dibatalkan Setelah Adanya Syarat Baru Masuk Bali

Jadi penumpang seperti itu nanti wajib melakukan tes PCR ulang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali," jeals Taufan Yudhistira.

Fasilitas tes Swab berbasis PCR ini rencananya akan disediakan di gedung Wistisabha Angkasa Pura I yang lama bekerjasama dengan Angkasa Pura Support menggandeng Klinik Suka.

Biaya tes PCR tersebut dibebankan kepada penumpang dengan kriteria disebutkan diatas

Pihak Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali hanya memfasilitasinya saja.

Lalu bagaimana penumpang yang akan keluar atau meninggalkan Bali melalui Bandara?

Taufan mengatakan aturannya tetap sama seperti sebelumnya, calon penumpang dapat menggunakan hasil negatif test GeNose C-19, Rapid Antigen atau dapat juga PCR.

"Layanan antigen dan GeNose di Bandara tetap akan ada di Bandara I Gusti Ngurah Rai karena penumpang yang keluar Bali itu persyaratannya dapat menggunakan hasil Antigen, GeNose atau PCR sesuai dengan Kota tujuan masing-masing," imbuhnya.

Jadi aturan persyaratan baru bagi PPDN yang masuk ke Bali menggunakan moda transportasi udara wajib menunjukkan hasil negatif test swab berbasis PCR, yang keluar atau meninggalkan Bali dapat menggunakan hasil rapid antigen, GeNose ataupun PCR sesuai kebijakan Bandara tujuan.(*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved