Breaking News:

Sandiaga Uno Sebut Program Work From Bali Bukan Pemicu Peningkatan Kasus Covid-19

Hal tersebut disampaikan Menparekraf Sandiaga, saat melakukan Weekly Press Briefing secara daring di Jakarta, Senin 28 Juni 2021.

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Menparekraf Sandiaga Uno saat memberikan keterangan dalam Weekly Press Briefing via Zoom Meeting, Senin 22 Maret 2021. 

Wayan Koster menjelaskan banyak masyarakat Bali yang telah divaksin.

Sehingga, ketika dinyatakan positif Covid-19, pemulihannya pun berlangsung dengan cepat.

“Dari data yang ada, terdapat 1.408 kasus aktifnya, 400 dirawat di rumah sakit, sisanya 900 lebih melakukan karantina terpusat maupun juga isolasi mandiri. Kemudian yang meninggal itu sangat landai di bawah 5 orang per hari. Mudah-mudahan hal ini bisa dikendalikan dalam waktu cepat,” kata Wayan Koster.

Ia juga mengatakan, jumlah kunjungan ke Bali saat ini juga masih berkisar antara 8.000 hingga 9.000 per hari.

Sesuai dengan arahan dari Menko Marves, Menkes, dan Menhub untuk memperketat jalur masuk ke Bali bagi perjalanan dalam negeri, pemerintah Provinsi Bali mengeluarkan Surat Edaran baru terkait persyaratan wisatawan nusantara masuk ke Bali.

Bagi wisatawan yang menggunakan transportasi udara hanya berlaku swab berbasis PCR, kemudian untuk transportasi darat dan laut hanya diberlakukan swab antigen, untuk GeNose sudah tidak berlaku lagi.

SE ini akan diberlakukan secara efektif pada hari Rabu, 30 Juni 2021 mendatang.

Dan untuk memastikan surat keterangan swab PCR/antigen tersebut asli, maka harus dilengkapi dengan QR-Code.

“Untuk ke Bali tidak dibatasi, tetapi harus menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat lagi,” imbuhnya.

Disamping itu, Wayan mengusulkan agar dilakukan percepatan pelaksanaan Dana Hibah Pariwisata bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang dianggarkan sebesar Rp3,7 triliun secara nasional.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved