Breaking News:

Berita Klungkung

SWRO di Ceningan Klungkung Dioptimalisasi Jadi 15 Liter per Detik,Ubah Air Laut Jadi Air Layak Minum

Secara umum teknologi tersebut digunakan untuk mengubah air laut, menjadi air layak minum sehingga dapat dimanfaatkan untuk sumber air bersih bagi

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Direktur PDAM Klungkung I Nyoman Renin 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Teknologi SWRO (Sea Water Reverse Osmosis) yang saat ini sudah ada di Pulau Ceningan, namun kapasitasnya belum mampu menjangkau semua wilayah di Pulau Ceningan dan Lembongan

Selain tengah dilakukan optimalisasi SWRO Ceningan tahun ini, PDAM Panca Mahottama berencana akan bekerjasama dengan pihak ketiga untuk membangun SWRO di wilayah Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida.

Teknologi SWRO di wilayah Dusun Ceningan sudah ada sejak tahun 2016 lalu.

Secara umum teknologi tersebut digunakan untuk mengubah air laut, menjadi air layak minum sehingga dapat dimanfaatkan untuk sumber air bersih bagi warga di pesisir.

Baca juga: Pengumuman Rekrutmen CPNS dan PPPK Pemkab Klungkung Akan Dilaksanakan Besok, Ini Formasinya

Dirut PDAM Tirta Mahottama Klungkung I Nyoman Renin menjelaskan, selama ini SWRO yang ada di Dusun Ceningan memiliki kapasitas 5 liter per detik.

Kapastias ini hanya menjangkau sebagaian kecil wilayah di Pulau Ceningan.

Hingga akhirnya tahun ini ada optimaliasi SWRO Ceningan, oleh Balai Pemukiman Prasarana Wilayah yang anggarannya dari APBN.

" Saat ini optimalisasi sedang berjalan. Rencananya yang dulu kapasitar 5 liter per detik, akan dioptimalisasi menjadi  15 liter perdetik," ungkap Renin, Selasa 29 Juni 2021.

Dengan kapasitas itu, SWRO Ceningan mampu menyuplai air bersih ke sekitar 1.500 sambungan rumah.

Jumlah ini dianggap masih belum cukup, untuk menjangkau seluruh wilayah di Desa Lembongan termasuk Pulau Ceningan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved