Breaking News:

Berita Bali

Terkait Syarat Baru Masuk Bali, Penumpang Ini Sarankan Jika Tujuannya untuk Jalan-jalan Bisa Ditunda

"Saya setuju ya karena hal ini tentunya untuk meminimalisir bertambahnya kasus di Bali dan memperketat pintu masuk ke Pulau Bali itu sendiri,"

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana kedatangan penumpang di terminal kedatangan domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali siang ini. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Perubahan persyaratan bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) masuk ke Bali menggunakan moda transportasi udara, wajib menyertakan surat keterangan hasil negatif tes swab berbasis PCR mulai Rabu 30 Juni 2021 mendapat dukungan dari penumpang.

"Semakin meningkatnya kasus Covid-19 di beberapa wilayah Indonesia, saya rasa untuk menerapkan membawa hasil PCR ke Bali cukup efektif," ungkap Douglas Silalahi salah satu penumpang asal Kota Medan yang tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Selasa 29 Juni 2021.

"Saya setuju ya karena hal ini tentunya untuk meminimalisir bertambahnya kasus di Bali dan memperketat pintu masuk ke Pulau Bali itu sendiri," sambungnya.

Diakuinya memang sangat memberatkan persyaratan baru masuk ke Bali ini, tetapi kalau memang tujuan ke Bali untuk urusan bisnis atau pekerjaan tidak masalah, tetapi jika datang ke Bali untuk berlibur mungkin ditunda sementara waktu.

Baca juga: 40 Persen Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Dibatalkan Setelah Adanya Syarat Baru Masuk Bali

"Sebenarnya memberatkan, tetapi kalau kita tujuannya untuk jalan-jalan bisa ditunda. Tapi kalau untuk kepentingan bisnis atau pekerjaan ya gimana lagi.

Prinsipnya saya mendukung saja langkah kebijakan ini demi keselamatan dan kesehatan masyarakat kita," ungkap Douglas.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan menerapkan syarat ketat bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang akan masuk ke Bali baik menggunakan transportasi udara, darat dan laut yang mulai efektif berlaku pada hari Rabu 30 Juni 2021 besok.

Hal itu tertulis pada Surat Edaran Gubernur Bali No. 8 Tahun 2021 dimana bagi PPDN yang menggunakan moda transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan negatif tes swab berbasis PCR, sedangkan yang menggunakan moda transportasi laut dan darat perlu menyertakan keterangan negatif PCR atau hasil rapid test antigen.

Satu hari menjelang pemberlakuan pengetatan bagi PPDN masuk Bali, terpantau kedatangan domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali tidak begitu ramai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved