Breaking News:

Kapal Tenggelam di Gilimanuk

Cerita Penumpang Selamat KMP Yunicee, Sempat Tendang Lemari Baju Pelampung

Korban selamat KMP Yunicee yang tenggelam di Selat Bali menceritakan suasana saat kapal hendak tenggelam

Editor: Karsiani Putri
Haorrahman
Penumpang selamat dievakuasi di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI-  Korban selamat KMP Yunicee yang tenggelam di Selat Bali saat hendak sandar ke Pelabuhan Gilimanuk Bali, menceritakan suasana saat kapal hendak tenggelam. 

Saat itu banyak penumpang panik karena tidak ada pemberitahuan atau peringatan kapal akan tenggelam.

Seperti yang dialami Taufik, warga Jember yang hendak ke Denpasar, Bali. 

"Saat itu orang-orang bingung. Karena tidak ada peringatan apapun. Seperti sirine atau apa tidak ada. Saya hanya melihat petugasnya lari-lari," kata Taufik. 

Banyak penumpang yang panik karena kapal tiba-tiba terus miring ke kiri, dan akhirnya terbalik.

BACA JUGA: Vaksinasi Covid-19 di Denpasar Dapat Bonus Sayur hingga Minuman, Targetkan 1.000 Orang 

"Saya mendengar orang berteriak pakai pelampung. Saya cari di lemari tapi tidak bisa dibuka oleh petugasnya. Saya tendang saja lemarinya akhirnya bisa dibuka dan saya dapat pelampung," kata Taufik. 

"Saat itu saya hanya berpikir bagaimana caranya selamat," katanya. 

Kapal terus miring ke kiri, dan Taufik memberanikan diri untuk keluar dari kapal. 

Setelah kapal terbalik banyak penumpang yang terapung di laut dalam keadaan yang gelap.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved