Breaking News:

Berita Buleleng

PPKM Darurat Jawa-Bali Segera Diterapkan, Vaksinasi di Gedung Kesenian Gde Manik Batal Diperpanjang

Hal tersebut diputuskan mengingat pemerintah akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Pelaksanaan Vaksinasi di Kecamatan Buleleng beberapa waktu lalu 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Vaksinasi terpusat di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja batal diperpanjang.

Hal tersebut diputuskan mengingat pemerintah akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Ketut Suarmawan Kamis (1/7/2021) mengatakan, vaksinasi di Gedung Kesenian sejatinya akan diperpanjang dari sebelumnya berakhir pada Sabtu (3/6/2021), menjadi Jumat (9/7/2021) pekan depan.

 Perpanjangan ini sebenarnya dilakukan karena jumlah peminat cukup tinggi, dimana dalam sehari rata-rata vaksinasi dapat dilakukan hingga mencapai seribu orang.

Baca juga: Satgas Buleleng Perpanjang Penerapan PPKM Mikro, Dari Tanggal 29 Juni-13 Juli 2021

Namun mengingat Presiden akan menerapkan PPKM Darurat Jawa-Bali, maka perpanjangan batal dilakukan.

"Batal diperpanjang karena tim vaksinatornya dari Pemprov ditarik lagi ke provinsi, perihal PPKM Darurat ini.

Jadi vaksinasi di Gedung Kesenian tetap berakhir sesuai jadwal, pada Sabtu besok," terangnya.

Kendati vaksinasi di Gedung Kesenian tidak diperpanjang, pelaksanaan vaksinasi tetap dibuka di 20 titik puskesmas yang ada di Buleleng.

Dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

 "Vaksinasi di puskemas tetap dibuka, untuk mengejar target vaksinasi 70 persen dari jumlah penduduk," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved