Breaking News:

Berita Karangasem

Dapur Sura Artayana Hangus Dilahap Jago Merah, 4 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan

Warga Banjar Dinas Saren Kauh, Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Bali digegerkan dengan kejadian kebakaran dapur

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Karsiani Putri
Saiful Rohim
Petugas Damkar dibantu warga sekitar memadamkan kobaran api yang melahap bangunan, Jumat 2 Juli 2021 pagi 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Warga Banjar Dinas Saren Kauh, Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Bali digegerkan dengan kejadian kebakaran dapur, Jumat 2 Juli 2021 sekitar pukul 08.00 Wita.

Pemilik  rumah, yakni I Made Sura Artayana asal Saren Kauh, Desa Budakeling, Bali.

Info di lapangan, kebakaran terjadi setelah saudara korban menyalakan api di tungku dapur dengan pakai kayu bakar.

Yang bersangkutan  menyalakan api untuk memasak air.

Sesaat  kemudian seorang saksi melihat kepulan asap dari dapur.

Ketika mengecek kobaran api sudah membesar.

Melihat api sudah membesar, saksi langsung berteriak  meminta bantuan ke tetangga.

Warga yang mendengar langsung menuju lokasi memadamkan dengan alat seadanya.

Sayangnya, kobaran api tak bisa dipadamkan.

Si jago merah terus melahap bagian atap dapurnya hingga rusak parah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Karangasem, Nyoman Tari mengungkapkan, kebakaran baru dilaporkan ke petugas sekitar pukul 08.13 Wita.

Petugas langsung ke lokasi dan sampai di lokasi pukul 08.28 Wita.

"Selesai penangganan sekitar 09.05," ungkap I Nyoman Tari, Jumat 2 Juli 2021. 

Dinas Pemadam Kabakaran menurunkan 13 orang personil serta 4 unit mobil pemadam dan suplai air.

Air yang dipakai untuk pemadaman dan  pendinginan sebanyak 5.000 liter.

Proses pemadaman dibantu oleh warga sekitar, kepolisian, TNI, dan Satpol PP serta  untuk kerugian capai puluhan juta.

Proses pemadaman dan pendinginan selama sekitar 35 menit.

Penyebab kebakaran dikarenakaan api tungku yang lupa dipadamkan.

Kerugian materil diperkirakan mencapai puluhan juta.

Tak ada korban jiwa atau luka, hanya mengalami kerugian materil akibat satu unit dapur berukuran 9 x 3 dan isinya hangus dilahap si jago merah.

Pejabat asal Desa Ban, Kecamatan Kubu meminta warga untuk hati - hati dan  waspada.

Mengingat kasus kebakaran di Karangasem meningkat dibandingkan tahun 2019.

Hingga Desember 2020, kasus kebakaran mencapai sekitar 166 kasus meliputi kebakaran lahan, rumah, Pura, dapur, pohon, mobil, dan TPS. 

Adapun rinciannya yakni, kebakaran rumah dan dapur 40 unit, kios 8, gudang 5 unit, serta Pura 6 unit.

Sedangkan kebakaran lahan sebanyak 49, kebakaran TPS sekitar 12 lokasi, kebakaran mobil 4 unit, pohon 5 kasus, hutan tiga kasus, dan sisanya kebakaran lainnya.

Dari kasus tersebut yang bisa ditangani 32.

Meningkatnya kasus kebakaran dikarenakan kondisi alam dan kelalaian manusia.

Musim kemarau yang panjang juga menjadi pemicu utama.

Pihaknya meminta dan menghimbau warga untuk waspada dan tidak membakar sampah sembarangan di rumah.

BACA JUGA: PPKM Darurat Diberlakukan di Jawa dan Bali, PTM Kembali Ditunda

Petugas akan terus lakukan sosialisasi bahaya kebakaran. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved