Euro 2020
Ukraina Vs Inggris 4 Juli 2021, Motivasi Ekstra
TIMNAS Inggris memiliki motivasi ekstra untuk bisa memenangkan pertandingan perempat final melawan Ukraina.
TRIBUN-BALI.COM - TIMNAS Inggris memiliki motivasi ekstra untuk bisa memenangkan pertandingan perempat final melawan Ukraina.
Motivasi ekstra itu adalah mereka berpeluang untuk kembali tampil di Stadion Wembley lagi jika menang di 8 Besar.
Babak Perempat final Euro 2020 di Stadio Olimpico di Roma, Italia, Minggu 4 Juli 2021.
Seperti yang diungkapkan oleh penjaga gawang Inggris, Jordan Pickford. Ada motivasi ekstra untuk mengalahkan Ukraina.
Baca juga: Daftar Negara yang Memastikan Langkah Mereka ke Semifinal Euro 2020
Sehingga tim Tiga Singa dapat kembali ke Wembley untuk bermain di depan 60.000 penggemar.
Penonton dari Inggris dilarang ke ibukota Italia karena ada pembatasan perjalanan diberlakukan oleh pemerintah Italia dan Inggris.
Sehingga mereka berusaha keras bisa menang di Roma.
"Para penggemar luar biasa sepanjang laga di babak penyisihan grup. Jadi saya pikir itu memberi kami motivasi ekstra untuk kami bisa memenangkan pertandingan ini, demi kembali main di babak semifinal dengan 60.000 penggemar," kata Picford.
Inggris belum pernah melangkah sampai babak semifinal Euro sejak 1996 sementara itu Ukraina belum sekalipun merasakan laga semifinal sebelumnya.
Manajer Inggris, Gareth Southgate menegaskan timnya harus bisa mempertahankan momentum keunggulan.
Raheem Sterling dan Harry Kane adalah pencetak gol di Wembley pada laga 16 Besar.
Pickford juga telah menampilkan penampilan impresif.
"Sekarang kami menghadapi laga perempat final yang sekali lagi kami hanya pernah lolos semifinal sejak Kejuaraan Eropa dalam format turnamen. Jadi ini adalah tantangan yang fantastis," katanya.
Ukraina tidak bisa dianggap remeh. Mereka memiliki pemain top termasuk Oleksandr Zinchenko dan Roman Yaremchuk.
"Kami telah menyaksikan Ukraina sejak tahun lalu lebih-lebih sekarang, tetapi tentu saja tidak banyak pemain mereka bermain di Bundesliga atau Liga Premier, meskipun ada beberapa di antaranya," katanya.
"Jadi sangat jelas bagi kami, kami butuh fokus total pada Sabtu (Minggu dini hari, Red). Kami perlu mempersiapkan pertandingan dengan cara yang benar dan sikap mental sangat penting," ucapnya.
Kedua tim merebut dua slot terakhir babak perempat final. Inggris mengalahkan rival lama, Jerman dengan skor 2-0 di Stadion Wembley.
Itu adalah kemenangan di babak sistem gugur pertama mereka di turnamen besar atas Jerman sejak 1966.
Baca juga: Euro 2020: Belum Pikirkan Mengenai Spanyol, Mancini Ingin Menikmati Kemenangan atas Belgia
Sedangkan Ukraina menyingkirkan Swedia lewat pertandingan yang harus diselesaikan lewat babak tambahan waktu di Hampden Park.
Pemenang pertandingan ini akan menghadapi pemenang pertandingan antara Republik Ceko melawan Denmark di semifinal yang akan digelar di Stadion Wembley pada 7 Juli.
Ukraina hanya memenangkan satu dari tujuh pertandingan mereka melawan Inggris.
Empat kali kalah dan dua pertandingan berakhir imbang. Empat kekalahan itu termasuk pertandingan di Kejuaraan Eropa UEFA sebelumnya saat Wayne Rooney mencetak satu-satunya gol di Donbass Arena Donetsk pada babak penyisihan grup Euro 2012.
Pada saat itu, Inggris lolos ke perempat final.
Manajer Ukraina, Andriy Shevchenko mengatakan timnya tidak akan terintimidasi oleh kemenangan 2-0 Inggris atas Jerman pada babak 16 besar di Wembley.
Mereka lebih termotivasi untuk membuat kejutan saat menghadapi Inggris di Roma.
"Inggris adalah tim yang hebat, mereka memiliki pemain di bangku cadangan yang punya kekuatan merata, staf pelatih yang luar biasa. Dan kami sepenuhnya menyadari betapa sulitnya pertandingan ini," kata Shevchenko dalam konferensi pers dikutip Reuters.
“Saya melihat semua dari tiga pertandingan grup mereka, bukan hanya kemenangan hari ini atas Jerman karena kami harus mempersiapkan pertandingan kami sendiri dengan Swedia. Mereka sangat sulit mencetak gol, tetapi kekuatan mereka seharusnya tidak membuat kami takut. Itu harus memotivasi kami karena semuanya mungkin. Dalam sepak bola seperti dalam kehidupan dan kami akan bermain sepenuh hati untuk memberi penggemar lebih banyak untuk bersorak," kata Shevchenko.
Inggris belum kebobolan di turnamen Euro, setelah mengalahkan Kroasia dan Republik Ceko dengan skor 1-0 di babak penyisihan grup.
Mereka juga bermain imbang 0-0 dengan Skotlandia.
Sementara itu, Oleksandr Zinchenko, pemain yang mencetak gol pertama Ukraina dan memberi assist untuk gol kedua melawan Swedia memuji rekan setimnya di Manchester City, Raheem Sterling yang telah mencetak tiga dari empat gol Inggris di Euro 2020.
"Sterling adalah salah satu pemain sayap terbaik di dunia dan saat ini dia membuat semua perbedaan untuk Inggris. Kami harus berada dalam pertahanan terbaik kami untuk menghentikannya, tetapi itu akan sulit karena dia sedang dalam performa bagus,” katanya.
Zinchenko menambahkan, dia dan anggota tim lainnya berada di bawah tekanan pada laga melawan Swedia setelah mendapat kecaman karena penampilan buruk di babak penyisihan grup.
Mereka kalah dari Belanda dan Austria, beruntung mereka mengalahkan Makedonia Utara.
Baca juga: 5 Fakta Menarik Duel Swiss vs Spanyol di Perempat Final Euro 2020, Unai Simon Jadi Pahlawan Tim
"Sulit bagi saya untuk menyesuaikan diri karena banyak kritik dicurahkan ke seluruh tim dan pada saya khususnya. Hari ini, kami telah membuktikan kepada seluruh Eropa bahwa kami dapat mencapai tujuan kami," katanya.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para penggemar, semua orang yang berhasil datang ke stadion. Ini adalah pencapaian bersejarah dan mereka harus bersukacita karena momen seperti ini jarang terjadi," katanya. (Tribun Network/mba)
Kumpulan Artikel Euro 2020
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kiper-timnas-inggris-jordan-pickford.jpg)