Breaking News:

Berita Bali

Bali Jadi Wilayah Pertama Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun, 1.000 Lebih Anak Sudah Divaksin Covid-19

Anak-anak usia 12-17 tahun disuntik dengan Vaksin Sinovac, sedangkan bagi dewasa 18 tahun ke atas, bisa menyesuaikan vaksin Sinovac atau AstraZeneca

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Kegiatan serbuan vaksinasi di Lapangan Tenis Indoor Asrama Praja Raksaka, Denpasar, Bali, pada Minggu 4 Juli 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Provinsi Bali, rupanya menjadi wilayah pertama di Indonesia yang menerapkan vaksin kepada anak usia 12-17 tahun yang dimulai pada Jumat 2 Juli 2021 lalu di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Kodam IX/Udayana, Denpasar, Bali.

Antusiasme anak-anak remaja berusia 12-17 tahun pun tampak dalam acara serbuan vaksinasi yang diselenggarakan Kodam IX/Udayana di Lapangan Tennis Indoor Asrama Praja Raksaka, Denpasar, Bali, pada Sabtu 3 Juli 2021 dan Minggu 4 Juli 2021.

"Vaksinasi anak-anak ini pertama kali di Indonesia adalah di Kodam IX/Udayana.

Anak-anak usia 12-17 tahun disuntik dengan Vaksin Sinovac, sedangkan bagi dewasa 18 tahun ke atas, bisa menyesuaikan vaksin Sinovac atau AstraZeneca sesuai permintaan," kata Kakesdam IX/Udayana Kolonel Ckm dr I Made Mardika kepada Tribun Bali.

Baca juga: PPKM Darurat Jawa – Bali, Ingat Bawa Kartu Vaksin Saat Bepergian Jauh, Bagaimana Jika Belum Vaksin?

Dalam tiga hari pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 12-17 tahun, disebutkan Kolonel Made Mardika bahwa sudah ada lebih dari 1.000 anak di Bali menerima vaksinasi.

"Hari pertama 156 anak, hari kedua 505 dan hari ketiga ini sementara masih berjalan sudah ada 635 anak yang mengikuti vaksinasi," paparnya

Hal tersebut merupakan perintah langsung dari Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak setelah Kementerian Kesehatan memastikan pelaksanaan vaksiansi kepada anak-anak usia 12-17 tahun, selain masyarakat rentan dan umum.

Syaratnya pun cukup mudah, hanya dengan membawa kartu keluarga atau identitas yang mencantumkan nomor induk kependudukan (NIK) anak.

"Syaratnya hanya bawa KK atau identitas yang ada NIK anak," paparnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved