Kapolri: PPKM Darurat Memang Tak Nyaman, Tapi dilakukan Demi Keselamatan Rakyat
Kapolri: PPKM Darurat Memang Tak Nyaman, Tapi dilakukan Demi Keselamatan Rakyat
Kapolri Maklumi PPKM Darurat Buat Masyarakat Tidak Nyaman
Minggu, 4 Juli 2021 15:11 WIB
Kapolri: PPKM Darurat Memang Tak Nyaman, Tapi dilakukan Demi Keselamatan Rakyat
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali telah dimulai sejak kemarin (3/7/2021).
Penerapan PPKM Darurat dilakukan karena adanya kenaikan pasien terkonfirmasi covid-19 secara signifikan.
Secara khusus Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memahami penerapan PPKM Darurat membuat masyarakat tidak nyaman.
Baca juga: Pangdam IX/Udayana: Sejalan dengan PPKM Darurat, Animo Masyarakat Bali Ikuti Vaksinasi Berkali Lipat
"Dengan semakin tingginya kasus Covid-19 maka kita melakukan pembatasan pergerakan orang. Memang tidak nyaman," kata Sigit dalam keterangannya, Minggu (4/7/2021).
Namun, kata Listyo, upaya ini harus dilakukan demi mengurangi lonjakan kasus pandemi Covid-19 di tanah air.
Apalagi, data pemerintah menunjukan ada penambahan sebanyak 27.913 kasus baru Covid-19 pada Sabtu (3/7/2021).
"Tapi ini semua untuk menjaga keselamatan rakyat sebagai hukum yang tertinggi. Karena itu masyarakat harus tetap di rumah," jelasnya.
Baca juga: Menyusul dengan Diterapkannya PPKM Darurat,12 Pintu Masuk Pantai di Denpasar Ditutup
Menurut Sigit, pengetatan PPKM darurat harus dibarengi dengan vaksinasi untuk menciptakan herd imunity.
Karena itu, mantan Kabareskrim Polri ini meminta empat pilar untuk mengajak masyarakat agar datang ke tempat vaksin.
"Sosialisasikan kepada masyarakat agar mau datang ke gerai vaksin," katanya.
Artikel terkait telah tayang di Tribunnews dengan judul Kapolri Maklumi PPKM Darurat Buat Masyarakat Tidak Nyaman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kapolri-86.jpg)