Breaking News:

Corona di Bali

Bupati Jembrana Gelar Sidak PPKM Darurat Hari Kedua, Tamba: Warung Makan Sudah Tutup Sesuai Aturan

Sejumlah pembatasan diterapkan, termasuk pengetatan jam malam operasional usaha guna mencegah kerumunan saat PPKM Darurat

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Bupati Jembrana Gelar Sidak PPKM Darurat Hari Kedua, Tamba: Warung Makan Sudah Tutup Sesuai Aturan 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - PPKM Darurat resmi diberlakukan di Jembrana, Bali.

Sejumlah pembatasan diterapkan, termasuk pengetatan jam malam operasional usaha guna mencegah kerumunan.

Pelaksanaan PPKM Darurat hari kedua itu mendapat perhatian dari Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, Dandim 1616 Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna serta Danyon Mekanis Garuda Nusantara Letkol Inf. Amin M Sait, Minggu 4 Juli 2021.

Bupati Jembrana turun melaksanakan patroli malam hari, guna memastikan aturan itu benar-benar dipatuhi.

Baca juga: Begini Empat Aturan Pelaksanaan Perjalanan di Masa PPKM Darurat Jawa-Bali dari Kemenhub

Lokasi yang dituju mulai dari pasar senggol Negara, menuju kelurahan Banjar Tengah, kelurahan Loloan Barat hingga ke obyek wisata di Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo.

Sepanjang perjalanan, tim gabungan yang terdiri dari personil kepolisian, TNI, Pol PP menyasar aktivitas usaha milik masyarakat.

Termasuk memantau jam operasional warung, rumah makan, cafe serta tempat keramaian lainnya yang dibatasi hingga pukul 20.00 Wita.

Secara persuasif, mereka mengingatkan warga yang masih melaksanakan aktivitas.

Termasuk membubarkan warga yang kedapatan berkerumun di jalan.

Langkah pembatasan itu guna mencegah kerumunan dan membatasi penyebaran virus Covid-19 yang mulai menanjak penambahan kasusnya di Jembrana, Bali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved