Breaking News:

Berita Bali

Tak Lagi Jadi Syarat Penerbangan, Layanan Tes GeNose C-19 di Bandara Ngurah Rai Dihentikan Sementara

Per tanggal 3 Juli kemarin layanan GeNose C-19 kita tiadakan sementara waktu, dan kita belum tahu kedepannya seperti apa (apakah bisa jadi syarat

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Pemberitahuan bahwa layanan GeNose C-19 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali ditiadakan sementara waktu menyusul hasil tes cepat itu tidak masuk dalam syarat perjalanan moda transportasi udara. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Per hari Sabtu 3 Juli 2021 lalu, layanan tes cepat screening Covid-19 dengan GeNose C-19 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali untuk penumpang dihentikan sementara sampai pemberitahuan lebih lanjut.

"Per tanggal 3 Juli kemarin layanan GeNose C-19 kita tiadakan sementara waktu, dan kita belum tahu kedepannya seperti apa (apakah bisa jadi syarat penerbangan lagi atau tidak) kita masih menunggu," ujar  Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, Senin 5 Juli 2021.

Langkah tersebut dilakukan karena syarat bagi PPDN menggunakan moda transportasi udara dari Bali menuju Pulau Jawa dan daerah lain wajib menunjukkan hasil negatif test swab berbasis PCR, tidak dapat lagi menggunakan GeNose ataupun Rapid Antigen.

"Karena sementara ini penumpang keluar Bali wajib PCR kami tiadakan sementara untuk layanan GeNose di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, layanan swab Rapid Antigen kita masih ada tetapi tidak untuk syarat perjalanan.

Baca juga: Dua Hari Terakhir, Pergerakan Penumpang di Bandara Ngurah Rai Bali Menurun Tajam

Rapid Antigen masih ada tapi untuk masyarakat umum yang ingin tes cepat Covid-19 dan tidak untuk syarat perjalanan jika ada yang minta untuk syarat perjalanan kami tolak dan informasikan bahwa keluar Bali kini wajib PCR," jelas Taufan.

Padahal saat syarat bagi PPDN dengan moda transportasi udara, screening tes cepat GeNose C-19 banyak diminati para calon penumpang pesawat selain karena tarif yang murah juga tidak sakit seperti saat Rapid Antigen.

Ketentuan perjalanan udara baru ini berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor SE 45 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19.

Surat Edaran Kementerian Perhubungan ini merupakan turunan dari Surat Edaran Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 nomor 14 tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Pada Surat Edaran Kemenhub Nomor 45 Tahun 2021 tersebut dinyatakan syarat dokumen bagi calon penumpang penerbangan antar bandara di Pulau Jawa, penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Jawa, dan penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Bali, yaitu:

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved