Breaking News:

Corona di Indonesia

Pemerintah Siapkan Skenario Terburuk, Kasus Corona Bisa Melonjak 60 Ribu per Hari

Jumlah ini memecahkan rekor sebelumnya pada 5 Juli 2021 sebanyak 29.745 kasus dalam sehari.

Editor: DionDBPutra
Pixabay
Ilustrasi.Kasus positif Covid-19 harian di Indonesia terus meningkat selama dua pekan terakhir. 

”Kalau ada yang bilang perlu bantuan dari luar, kita juga sudah komunikasi dengan Singapura, dengan Tiongkok, dan sumber-sumber lain," tambahnya.

Selain itu, pemerintah juga terus memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Pemerintah hendak menekan mobilitas masyarakat guna menekan potensi penularan virus corona.

Luhut menyampaikan mobilitas masyarakat perlu dikurangi setidaknya hingga 30 persen untuk menekan penularan. Pemerintah melipatgandakan target untuk melandaikan angka kasus Covid-19.

”Kita berharap kalau bisa minggu ini kita 50 persen, saya kira minggu depan kita akan mulai lihat flattening. Kemudian, kita lihat akan secara perlahan dia mulai menurun,” ujarnya.

Terkait isu kelangkaan oksigen yang terjadi di sejumlah rumah sakit selama PPKM Darurat Jawa-Bali, Luhut menegaskan telah mengumpulkan oksigen dari berbagai sumber.

Bahkan 100 persen oksigen dari industri akan dialihkan untuk mengatasi hal ini hingga 2 minggu ke depan.

"Tiga hari terakhir kami mobilisasi, ambil dari mana-mana. Ada dari Morowali 21 tank dan kemarin sudah sampai di Jakarta dan hari ini sudah didistribusi, ada di Tanjung Priok sekarang. Kemudian juga oksigen dari Cilegon, oksigen di Batam, dan sekarang kita arahkan 100 persen oksigen dari industri untuk membantu dulu kesehatan karena kita lihat 2 minggu ke depan," tambah Luhut.

Skenario lain yang dipersiapkan yakni rumah sakit darurat yang juga dilengkapi dengan ICU seperti salahnya satunya di Asrama Haji Pondok Gede.

"Kita sudah hitung worst case scenario. Saya kira Menkes sudah menyiapkan seperti ICU, misalnya Rumah Sakit Asrama Haji di Pondok Gede. Kemarin Presiden sudah meninjau dalam 2 hari ke depan siap dan akan bisa tampung lebih 800 pasien,” ungkap Luhut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved