Breaking News:

Berita Bangli

PPKM Darurat, Objek Wisata di Bangli Tutup, Warga Hendak berwisata ke Kintamani Diminta Putar Balik

Tak sedikit masyarakat yang sempat mampir untuk berwisata, akhirnya diminta putar balik dan harus kembali ke rumahnya.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa/Polres Bangli
anggota polres Bangli saat memasang spanduk penutupan sementara sejumlah kawasan wisata di Bangli. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Seluruh objek wisata di Bangli tutup selama penerapan PPKM Darurat.

Tak sedikit masyarakat yang sempat mampir untuk berwisata, akhirnya diminta putar balik dan harus kembali ke rumahnya.

Penutupan seluruh objek wisata di Bangli, juga dipertegas dengan pemasangan spanduk pemberitahuan tutup sementera Inmendagri No. 15 tahun 2021 dan SE Gubernur Bali No. 9 tahun 2021.

Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, Rabu (7/7/2021) mengatakan, spanduk tersebut dibuatkan dan dipasang ke sejumlah objek wisata. Seperti di objek wisata Penelokan, Kintamani; Desa Wisata Penglipuran; Tukad Cepung, Tembuku dan objek wisata lainnya.

Baca juga: Modus Pura-pura Rental Mobil Lalu Digadaikan,3 Pelaku Penggelapan Diringkus Satreskrim Polres Bangli

Lanjut Kapolres, pemasangan spanduk adalah sebagai penegasan bahwa selama selama PPKM Darurat, seluruh objek wisata di Bangli tutup.

Sebab pada awal pemberlakuan PPKM Darurat hari Minggu (3/7/2021), masih ditemukan warga yang berkunjung.

“Mungkin karena saat itu mereka belum tahu.

Namun sampai tadi pagi, petugas di pos penyekatan masih menemukan masyarakat yang ingin melihat sun set di Kintamani,” ungkapnya.

Ada sekitar 9 orang saat itu hendak melihat suset di Kintamani. Oleh petugas pos sekat, masyarakat yang diduga berasal dari luar Bangli itu selanjutnya diberitahu bahwa selama PPKM Darurat, kawasan wisata Kintamani ditutup sementara.

Warga juga diminta untuk kembali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved