Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Euro 2020

Euro 2020: Inggris Berhenti Menangis

Inggris untuk pertama kalinya sejak 1966 akhirnya mampu memenangi laga semifinal di turnamen besar. Inggris lolos ke final Euro 2020

Tayang:
JUSTIN TALLIS / POOL / AFP
Pemain depan Inggris Harry Kane (kanan) melakukan selebrasi setelah mencetak gol kedua pada pertandingan sepak bola semifinal UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Denmark di Stadion Wembley di London pada 7 Juli 2021. 

TRIBUN-BALI.COM – Timnas Inggris dan pendukungnya tak lagi harus menangis di babak semifinal major tournament.

The Three Lions untuk pertama kalinya sejak 1966 akhirnya mampu memenangi laga semifinal di turnamen besar.

Inggris pun lolos ke babak final untuk kali pertama sejak 1966 atau 55 tahun.

Ya, Inggris mengakhiri derita atau kutukan di babak semifinal pada perhelatan Piala Eropa 2020 atau Euro 2020.

Mereka menang 2-1 atas Denmark pada laga semifinal Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Kamis 8 Juli 2021 dini hari WIB.

Pahlawan kemenangan Inggris adalah Harry Kane. Sang kapten berhasil mencetak gol penentu lolosnya Inggris ke final Euro 2020 pada menit 104.

Tampil di kandang sendiri, Tim besutan Gareth Southgate mengawali laga dengan baik.

Namun mereka justru tertinggal lebih dahulu oleh gol pemain Denmark di menit 30.

Adalah Mikkel Damsgaard berhasil menjebol gawang Inggris melalui sepakan bebas dari jarak 25 meter.

Pemain milik Sampodria di Liga Italia itu menaklukkan Jordan Pickford dengan tendangan bebas yang diarahkan ke kanan atas.

Baca Juga: Update Hasil Inggris vs Denmark, Harry Kane Cs Melaju ke Final Euro 2020 Tantang Italia 

Baca Juga: Ini 5 Fakta Duel Inggris vs Denmark, Kane Cetak Rekor dan Tiga Singa ke Final Euro Pertama Kalinya 

Gol itu menjadi yang pertama ke gawang Inggris di Euro 2020. Gawang Inggris akhirnya pecah telur.

Gol ini pun seakan membayangi nasib buruk Inggris di setiap babak semifinal. Bayangan akan kekalahan.

Pemain-pemain Inggris pun makin tertekan, hingga terlihat mulai panik. Tapi Gareth Southgate berupaya menenangkan tim asuhannya.

Inggris kembali menata permainan. Mereka terus menyerang dan menciptakan peluang.

Hasilnya, sembilan menit berselang atau pada menit ke-39, The Three Lions mampu menyamakan kedudukan.

Diawali pergerakan Bukayo Saka di sisi kanan, ia melepas umpan silang mendatar yang ditujukan untuk Raheem Sterling.

Namun dalam prosesnya, bola justru disambar oleh Simon Kjaer dan masuk ke dalam gawangnya sendiri.

Setelah itu, kedua tim seakan mengalami deadlock dalam memecah skor imbang ini.

Inggris yang lebih dominan, mesti menunggu hingga babak perpanjangan waktu untuk mencetak gol kedua.

Akhirnya Inggris yang terus menekan, mampu menembus ketatnya pertahanan Denmark untuk memecah kebuntuna.

Pada menit ke-104, Inggris mendapat tendangan penalti setelah bek Denmark menjatuhkan Raheem Sterling yang melakukan penetrasi di kotak penalt.

Harry Kane maju sebagai eksekutor. Tendangannya mampu dimentahkan kiper Denmark Kasper Schmeichel.

Namun, bola muntah berhasil disambar Kane untuk membawa Inggris unggul 2-1.

Dengan hasil ini, Inggris menyusul italia yang sudah memastikan diri terlebih dahulu tampil di Final Euro 2021.

Laga Italia vs Inggris akan digelar 12 Juli 2021 mendatang di Stadion Wembley.

Final Pertama Sejak 55 Tahun

Ini menjadi final pertama bagi Timnas Inggris di ajang Piala Eropa.

Atau final kedua di major tournament. Sebelumnya Laskar Tiga Singa pernah merasakan final Piala Dunia 1966 London, Inggris.

Pada babak semifinal, Inggris mengalahkan Portugal dengan skor 2-1.

The Three Lions lolos ke final bertemu Jerman Barat. Tuan rumah menang dengan skor 4-2.

Inggris pun menjuarai Piala Dunia 1966, sekaligus menjadi satu-satunya gelar Inggris hingga saat ini.

Baca Juga: Update Hasil Inggris vs Denmark, Harry Kane Cs Melaju ke Final Euro 2020 Tantang Italia 

Sejak menjuarai Piala Dunia 1966 London tersebut. Inggris tak pernah lagi lolos ke final Piala Eropa maupun Piala Dunia.

Langkah The Three Lions selalu terhenti sampai di semifinal.

Total mereka empat kali kalah dan merasakan pahitnya tersingkir di semifinal di Piala Dunia maupun Piala Eropa.

Dua di antaranya dari adu penalti, dan keduanya kalah dari Jerman (Barat).

Kekalahan di babak semifinal pertama terjadi di Piala Eropa 1968 Italia. Saat itu Inggris kalah dari Yugoslavia 0-1.

Kemudian semifinal Piala Dunia 1990 Italia. Inggris kalah dari Jerman lewat adu penalti.

Setelah bermain imbang 1-1, Inggris takluk 3-4 dalam adu penalti.

Berikutnya semifinal Euro 1996 di Inggris. Kembali Inggris bertemu Jerman.

Lagi-lagi Inggris kalah dari adu penalti. Setelah bermain imbang 1-1, kalah dalam drama tos-tosan 5-6.

Dan terakhir semifinal Piala Dunia 2018 di Rusia. Kali ini Inggris kalah dari Kroasia dengan skor 1-2.

Setelah penantian panjang selama 55 tahun, Inggris akhirnya mengakhiri kutukan di semifinal tersebut.

Inggris mampu melewati hadangan Denmark di semifinal Euro 2020, dan lolos ke final.

“Sulit dibayangkan, kami akhirnya mampu lolos di babak final. Kami berjanji akan tampil lebih baik di final,” kata Harry Kane usai laga.

Setelah kembali lolos ke final untuk kali pertama sejak 55 tahun, mampukah Inggris kembali menutup dengan pesta juara seperti tahun 1966? (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved