Breaking News:

Corona di Bali

Kapolsek Kuta Selatan Tekankan Petugas untuk Santun dan Sabar Saat Bertugas Sidak PPKM Darurat

Petugas kepolisian mengintensifkan pengawasan dan pemantauan areal obyek wisata Pantai Jimbaran dan Muaya, Kuta

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Dok. Polsek Kuta Selatan
Petugas Polsek Kuta Selatan melaksakan pengawasan dan pemantauan di kawasan obyek wisata Pantai Jimbaran, Kuta, Badung, Bali, Rabu 7 Juli 2021 - Kapolsek Kuta Selatan Tekankan Petugas untuk Santun dan Sabar Saat Bertugas Sidak PPKM Darurat 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat petugas kepolisian mengintensifkan pengawasan dan pemantauan areal obyek wisata Pantai Jimbaran dan Muaya, Kuta, Badung, Bali, pada Rabu 7 Juli 2021.

Petugas memastikan tidak ada kerumunan pada obyek wisata yang saat ini ditutup sementara tersebut, serta untuk tempat makan tidak melayani makan di tempat alias take away.

Upaya ini sesuai dengan Permendagri No. 15 Tahun 2021 dan Pergub Bali No. 9 Tahun 2021 guna memutus penyebaran Covid-19.

Kapolsek Kuta Selatan, Kompol Yusak Agustinus Sooai, S.I.K., menekankan agar petugas selalu santun dan sabar dalam pelaksanaan tugas.

Baca juga: PPKM Darurat Diharapkan Jadi Momentum Untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Menerapkan Prokes

"Selalu komitmen dalam melakukan kegiatan pencegahan penyebaran Covid-19 yang diimplementaskan dengan pelaksanaan PPKM Darurat secara serentak," ujar Kompol Yusak.

Petugas pun tak henti-hentinya mengimbau kepada pengunjung yang masih berdatangan agar menghindari kerumunan dan mematuhi protokol kesehatan serta memberikan sosialisasi penutupan sementara kawasan obyek wisata.

Evaluasi PPKM Darurat di Bali, Luhut : Perlu Upaya Lebih Keras Menurunkan Mobilitas di Malam Hari

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan menilai bahwa operasi perubahan perilaku di Provinsi Bali masih rendah dibandingkan dengan provinsi lainnya.

Hal ini disampaikan Luhut saat Rapat Koordinasi (Rakor) pelaksanaan PPKM Darurat khususnya di Provinsi Jawa Timur dan Bali terkait pengetatan mobilitas masyarakat melalui Video Conference (Vidcon), pada Rabu 7 Juli 2021.

“Kalau kita lihat, data pengetatan mobilitas di Jawa-Bali, sudah baik dan mengalami penurunan signifikan. Untuk penurunan mobilitas di kabupaten/kota di Bali, dimana dalam operasi perubahan perilaku di Provinsi Bali masih rendah dibandingkan dengan provinsi lainnya, sehingga perlu upaya lebih keras lagi untuk menurunkan mobilitas terutama di malam hari,” kata Menko Marves RI.

Dalam evaluasi pelaksanaan PPKM Darurat, Menko Marves RI menyampaikan bahwa dengan dilakukan pengetatan, harapannya bakal berdampak dalam penurunan kasus penularan Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved