Breaking News:

Berita Klungkung

Berpotensi Ada Kerumunan, Tahapan Pilkel Serentak di Klungkung Ditunda

PPKM Darurat di Jawa dan Bali, berimbas pada pelaksanaan pemilihan perbekel (Pilkel) serentak di Kabupaten Klungkung.

TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Ilustrasi Pilkel - Bepotensi Ada Kerumunan, Tahapan Pilkel Serentak di Klungkung Ditunda 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali, berimbas pada pelaksanaan pemilihan perbekel (Pilkel) serentak di Kabupaten Klungkung.

Beberapa tahapan Pilkel yang jadwal pelaksanaannya dalam rentang waktu 3-20 Juli 2021, terpaksa harus ditunda.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan KB, I Wayan Suteja menjelaskan, pihaknya harus menunda beberapa tahapan Pilkel yang jadwal pelaksanaanya bersamaan dengan penerapan PPKM Darurat.

Penundaan itu juga mengacu Surat Kementerian Dalam Negeri Nomor 141/3170/BPD perihal Penundaan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak dan Pemilihan Antar Waktu se-Jawa dan Bali.

Baca juga: Terhalang PPKM Darurat, DPRD Gianyar Belum Bisa Pertemukan Pengurus dan Nasabah Koperasi GASB

Surat tertanggal 5 Juli 2021, ditujukan kepada Bupati/Wali Kota se-Jawa dan Bali.

“Dalam situasi seperti sekarang ini (PPKM Darurat) memang mengganggu tahapan pelaksanaan Pilkel serentak. Tapi kami sudah bersurat ke setiap desa yang melaksanakan Pilkel. Kan ada surat dari Mendagri,” ungkap Suteja, Jumat 9 Juli 2021.

Dalam surat itu Bupati/Wali Kota diminta menunda tahapan pelaksanaan pemilihan kepala desa baik serentak dan pemilihan antar waktu yang berpotensi menimbulkan kerumunan, seperti pengambilan nomor urut, ujian tertulis, kampanye calon, pemungutan suara maupun pelantikan kepala desa terpilih dalam rentang waktu penerapan PPKM Darurat Covid-19.

Selanjutnya, proses dapat dilaksanakan kembali dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan memperhatikan angka penurunan kasus penyebaran Covid-19 di masing-masing kebupaten.

"Kalau di Klungkung, tahapan Pilkel serentak di Kabupaten Klungkung yang harus ditunda seperti penetapan calon perbekel, pengumuman calon perbekel. Namun penundaan ini tidak sampai mengganggu proses Pilkel serentak," ungkapnya.

Ia pun memastikan Pilkel serentak tahun ini bakal tetap dilaksanakan 26 September 2021.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved