Breaking News:

Berita Badung

12 Ribu Liter Eco Enzyme Disemprotkan di Sepanjang Pantai dan Jalan Raya Kelurahan Legian Badung

Kegiatan penyemprotan dilakukan dengan menggunakan mobil gunner dari PMI Badung serta mobil barracuda water cannon Polda Bali

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana proses penyemprotan Eco Enzyme di wilayah kelurahan Legian guna menekan angka Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Guna menekan kasus Covid-19 di Kecamatan Kuta khususnya Kelurahan Legian, kegiatan penyemprotan Eco Enzyme kembali dilakukan pagi tadi.

Penyemprotan Eco Enzyme ini diinisiasi oleh LPM Legian kerjasama dengan Team Eco Enzyme Nusantara dan Polsek Kuta, dimana kali ini penyemprotan dilakukan di sepanjang kawasan Legian.

Kegiatan penyemprotan dilakukan dengan menggunakan mobil gunner dari PMI Badung serta mobil barracuda water cannon Polda Bali.

"Kalau untuk di wilayah Kuta itu dan saya yang mengawali waktu itu, ini keenam kali (penyemprotan Eco Enzyme). Dan saya bersyukur kepada Ketua LPM Legian telah mempelopori kegiatan lanjutan yang saya awali beberapa waktu lalu," ujar Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Gatra, Sabtu 10 Juli 2021.

Baca juga: Kriminalitas Berpotensi Meningkat, Denpasar-Badung Tak Setuju Lampu Padam Pukul 20.00 Wita

Menurutnya kegiatan ini adalah bentuk wujud nyata, walaupun mungkin kecil artinya tetapi mudah-mudahan dapat menekan angka Covid-19 yang belakangan terakhir meningkat terus.

Kompol Gatra juga berharap kepada Ketua LPM lainnya yang ada di Kecamatan Kuta untuk menggelar kegiatan sama seperti hari ini, bahkan kalau bisa dilakukan secara bersamaan pada bulan Agustus mendatang.

Langkah-langkah yang dilakukan oleh Polsek Kuta untuk membantu menekan angka Covid-19 dan masih berjalan saat ini diantaranya seperti lomba Becak (Bebas Covid Antar Kelurahan) di Kuta.

Tetapi lomba Becak tersebut pialanya belum dapat digilir padahal sudah dimulai sejak 2 bulan lalu.

"Sudah berjalan 2 bulan, namun selama 2 bulan ini piala itu belum bisa digilir. Kenapa? Karena setiap bulan itu tiap kelurahan masih ada kasus Covid-19 nya walaupun angkanya kecil," imbuh Kompol Gatra.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved