Breaking News:

Cara Mengatasi Benjolan

Cara Mengatasi Benjolan di Leher Akibat Penyakit TB Dengan Pengobatan Alami 

Benjolan akibat TB kelenjar dapat diobati dengan obat kelenjar getah bening berupa obat antitiuberkulosis.

Editor: Eviera Paramita Sandi
Net
Ilustrasi 

Senyawa dalam minyak kelapa memiliki manfaat antiradang, antibakteri, dan antivirus.

Untuk menggunakannya sebagai obat alami kelenjar getah bening, cukup dengan menghangatkan minyak ini.

Gunakan untuk memijat area yang bengkak dengan lembut.

6. Jus lemon dan madu

Lemon dan madu dapat digunakan terpisah atau bersama-sama.

Keduanya sangat baik untuk mengatasi radang tenggorokan yang sering jadi penyebab kelenjar getah bening bengkak.

Campurkan segelas air hangat dengan perasan satu jeruk lemon, lalu tambahkan satu atau dua sendok teh madu.

Minumlah sesuai kebutuhan Anda.

7. Bawang putih

Anda mungkin bertanya tentang efektivitas cara menghilangkan benjolan dengan bawang putih.

Bawang putih sangat bermanfaat sebagai obat alami kelenjar getah bening yang bengkak.

Ada beberapa cara memanfaatkannya:

  • Lebih banyak menggunakan bawang putih dalam masakan.
  • Konsumsi dua buah bawang putih setiap hari
  • Gunakan minyak bawang putih untuk dioleskan ke permukaan yang bengkak
  • Konsultasikan pada dokter untuk mengonsumsi suplemen bawang putih.

Selain menggunakan bahan-bahan alami di atas, beberapa hal berikut ini dapat dilakukan untuk mempercepat penyembuhan pembengkakan kelenjar getah bening selama masa perawatan.

  • Kompres hangat.
  • Basahi waslap dan kompres area kelenjar getah bening yang bengkak.
  • Dengan berisitirahat yang cukup akan membantu tubuh memerangi infeksi penyebab pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Minum banyak air putih atau jus buah-buahan.

Perlu diingat bahwa ini bukan obat tradisional untuk mengobati benjolan atau bengkak di leher akibat penyakit seperti TB. 

Pembengkakan kelenjar di leher tetap harus penanganan khusus (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Benjolan di Leher Bisa Jadi Tanda Penyakit Tuberkulosis (TB)"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved