Breaking News:

Corona di Bali

BREAKING NEWS: Laksanakan Party di Tengah PPKM, Orbit Bali Eat & Dance Ditutup Tim Gabungan

Tim gabungan penegakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menutup Orbit Bali Eat & Dance

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi SIK didampingi Kasatpol PP IGAK Suryanegara saat merilis penutupan Orbit Bali Eat & Dance di Jalan Raya Petitenget, No 7 A, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung pada Minggu 11 Juli 2021 - BREAKING NEWS: Laksanakan Party di Tengah PPKM, Orbit Bali Eat & Dance Ditutup Tim Gabungan 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Tim gabungan penegakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menutup Orbit Bali Eat & Dance yang berlokasi di Jalan Raya Petitenget, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, Minggu 11 Juli 2021.

Penutupan dan penyegelan dilakukan langsung oleh Kapolres Badung, AKBP Roby Septiadi SIK dan Kasatpol PP Badung, I GAK Suryanegara.

Kapolres Badung, AKBP Roby Septiadi mengatakan, penutupan Orbit Bali Eat & Dance itu dilakukan saat tim gabungan melakukan penegakan PPKM di wilayah Petitenget.

Bahkan saat di sidak, pihak Orbit kedapatan sedang melaksanakan party.

Baca juga: PPKM Darurat di Denpasar Makin Diperketat, Ada Tambahan 4 Pos Penyekatan, Kini Jadi 11 Titik

"Orbit ini diduga melaksanakan party tanpa ijin. Bahkan pada saat situasi PPKM,"ucapnya.

Dijelaskan sesuai dengan SE Gubernur Bali, ditegaskan Bali sudah masuk darurat PPKM, sehingga sudah dipastikan tidak ada kerumunan.

Sayangnya di Cafe ini telah menggelar party dengan undangan yang disebar melalu media sosial.

"Jadi saat kami sidak terutama dari Polsek Kuta Utara, masih berlangsung party. Bahkan ada beberapa tamu yang sudah kami data," ucapnya.

Saat melaksanakan party, katanya, para tamu diberi tempat yang tersembunyi dan gelap, sehingga bisa mengelabui petugas.

Kendati demikian, pihaknya mengaku petugas gabungan langsung memberikan teguran berupa penutupan cafe.

"Jadi kami tidak tumpang tindih, artinya kepada semua pelanggar, kita akan melakukan tindakan tegas. Karena PPKM ini untuk mengingat bahwa Covid-19 itu masih ada dan masih bahaya untuk masyarakat," jelasnya.

Baca juga: Edukasi Prokes Saat PPKM Darurat, Polres Klungkung Bagikan Masker Serta Vitamin ke Lansia

Lebih lanjut, dirinya berharap masyarakat di Bali khususnya Badung ikut mendukung dan taat akan aturan agar bisa menekan kasus yang terus semakin meningkat.

Pasalnya aturan dibuat bagaimana agar kasus Covid-19 tidak meningkat pasca libur Lebaran seperti wilayah lain.

"Jadi kami harap masyarakat ikut membantu memulihkan semuanya dengan taat prokes dan aturan," tungkasnya. (*).

Kumpulan Artikel Badung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved