Breaking News:

Berita Bali

Koster Minta Satgas Gotong Royong Desa Adat Gelar Upacara Ngrastiti Bhakti untuk Kendalikan Covid-19

Gubernur Bali, Wayan Koster meminta para kepala desa, bendesa adat  beserta jajarannya kembali mengaktifkan peran Satuan Tugas (Satgas) Gotong Royong

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ragil Armando
Gubernur Bali, Wayan Koster memberikan arahan terkait pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di desa/ kelurahan dan desa adat se-Bali yang diselenggarakan secara virtual dari Ruang Rapat Jayasabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Minggu 11 Juli 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Semakin tingginya angka Covid-19 di Bali membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali bergerak cepat, salah satunya dengan menerapkan pemberlakuan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3 Juli 2021 lalu.

Bahkan, Gubernur Bali, Wayan Koster meminta para kepala desa, bendesa adat  beserta jajarannya kembali mengaktifkan peran Satuan Tugas (Satgas) Gotong Royong berbasis Desa Adat dan Relawan Desa sebagai  upaya menekan laju penyebaran Covid 19.

Harapan itu disampaikan Gubernur Koster dalam arahannya terkait pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di desa/ kelurahan dan desa adat se-Bali yang diselenggarakan secara virtual dari Ruang Rapat Jayasabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Minggu 11 Juli 2021.

Rapat tersebut diikuti oleh sekitar seribu peserta rapat yang berasal dari berbagai desa di Bali.

Baca juga: Gubernur Koster Tambah Anggaran Pencegahan Covid-19 di Desa Adat, Gung Budiarta: Kita Apresiasi Itu

Di hadapan mereka, Koster menyampaikan bahwa beberapa hari belakangan ini terjadi penambahan kasus positif harian Covid 19 yang cukup signifikan di Provinsi Bali.

Per tanggal 10 Juli kemarin, terjadi penambahan sebanyak 678 kasus terkonfirmasi positif.

“Angka ini merupakan penambahan tertinggi dan belum pernah terjadi sejak pandemi mulai melanda pada Maret 2020 lalu.

Lonjakan kasus positif ini masih terjadi di tengah pemberlakukan PPKM Darurat yang sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat, diberlakukan di Provinsi Bali sejak tanggal 3 Juli lalu,” ungkapnya.

Pun begitu, ia mengatakan bahwa dengan semakin meningkatnya proses vaksinasi yang cukup tinggi di Bali, menurutnya angka kesembuhan yang terjadi cukup tinggi.

Seperti diketahui, dari data Satgas Covid-19 Provinsi Bali, per Minggu (11/7/2021) jumlah pasien terkonfirmasi positif sebanyak 561, dan yang mengalami kesembuhan sebanyak 298 orang dan 9 pasien meninggal dunia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved