Breaking News:

Sponsored Content

Pemantauan PPKM Darurat di Badung, Sekda Ajak Masyarakat Patuhi Aturan Pemerintah dan Jalani Prokes

Sekretaris Daerah Kabupaten Badung melakukan pemantauan di beberapa titik lokasi di wilayah Kabupaten Badung, Bali.

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Pemkab Badung
Sekda Adi Arnawa bersama Forkopimda saat melakukan pemantauan di beberapa titik lokasi di wilayah Kabupaten Badung, Sabtu 10 Juli 2021 malam - Pemantauan PPKM Darurat di Badung, Sekda Ajak Masyarakat Patuhi Aturan Pemerintah dan Jalani Prokes 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sekretaris Daerah Kabupaten Badung yang juga selaku Sekretaris Satgas Covid-19 Badung, I Wayan Adi Arnawa, bersama Forkopimda dan dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, pada Sabtu 10 Juli 2021 malam, melakukan pemantauan di beberapa titik lokasi di wilayah Kabupaten Badung, Bali.

Kegiatan ini untuk memastikan terlaksananya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sesuai dengan arahan pemerintah pusat dengan melakukan pemantauan sampai ke pelosok wilayah di Kabupaten Badung, Bali.

Rombongan bergerak mengawali pemantauan memasuki wilayah Darmasaba menuju ke arah Sibangkaja, pasar Mambal, Latu, Penarungan, Penyekatan di Jalan Raya Mengwi dan penyekatan di depan terminal Mengwi sepanjang Jalan Mengwitani dan Jalan Ràya Kapal, Abianbase, Dalung, Tibu Beneng berakhir di wilayah Canggu Kuta Utara.

Dalam pemantauan PPKM Darurat kali ini, Sekda Badung beserta Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi melakukan pemasangan stiker pemberitahuan kepada masyarakat pelaku usaha terkait penutupan sementara usaha yang bergerak di sektor Non Esensial (selain pedagang sembako atau obat-obatan) sebagaimana yang telah diatur dalam Inmendagri No. 19 Tahun 2021 selama pelaksanaan PPKM Darurat di Kabupaten Badung.

Baca juga: PPKM Darurat, Banyak yang Lolos Lewat Jalan Tikus, Penyekatan Diperluas di Denpasar

Sekda Adi Arnawa juga memerintahkan kepada Pol PP yang terjun ke lapangan untuk lebih gencar melakukan tindakan dan pembinaan kepada masyarakat pelaku usaha sektor non esensial untuk memberikan tindakan tegas kepada mereka yang masih membandel.

Selain itu, memberikan sanksi yang pasti bilamana melakukan pelanggaran selama Pelaksanaan PPKM Darurat di Kabupaten Badung untuk menutup usahanya mengingat penegasan terhadap SE Gubernur Bali yang sudah ditetapkan per hari ini.

“Kami berharap masyarakat juga dapat memahami situasi sekarang ini, tentu kita tidak menginginkan kasus penularan virus Covid-19 di Badung terus meningkat setiap hari, sementara mari kita ikuti aturan ini. Dengan tetap menjalankan prokes dan aturan pemerintah yang berlaku, kami berharap semoga pandemi ini cepat berlalu dan kehidupan dapat kita jalani seperti dulu lagi,” pungkasnya. (*)

Kumpulan Artikel Corona di Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved