Breaking News:

Berita Bali

Sektor Non Esensial Ditutup Saat PPKM Darurat, Dewan Bali:Kalau Tak Bekerja Bagaimana Bertahan Hidup

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali memutuskan untuk menutup berbagai kegiatan pada sektor non esensial.

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Putu Supartika
Suasana Pasar Badung lantai III dan IV dimana puluhan kios dan los tutup karena masuk kategori sektor non esensial, Senin 12 Juli 2021 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pelaksanaan PPKM Darurat di Bali telah berjalan hampir sepuluh hari.

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali memutuskan untuk menutup berbagai kegiatan pada sektor non esensial.

Hal ini justru membuat banyak masyarakat menjerit akibat tempat mereka mengais rezeki dibatasi oleh negara dan tak diberikan berjualan hingga PPKM Darurat berakhir.

Oleh sebab itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bali, Ketut Juliarta alias Keju mengaku prihatin dengan nasib masyarakat yang menjadi korban penutupan sementara usahanya akibat PPKM Darurat tersebut.

Baca juga: 1.684 Pedagang 16 Pasar di Denpasar Tutup Selama PPKM Darurat, Luh Karmasih: Berat Sekali Hidup Ini

Menurutnya, kebijakan tersebut dinilai kurang bijak diambil oleh pemerintah dalam mengatasi pandemi.

“Ya kalau saya pribadi mewakili fraksi ngapain non esensial ditutup, yang dibatasi kan orangnya bukan kesempatan mereka mengais rezeki,” katanya saat dikonfirmasi, Senin 12 Juli 2021.

Pasalnya, kebijakan tersebut justru malah menjadi masalah baru di masyarakat.

Ini karena banyak masyarakat yang dipaksa negara untuk menutup tempat mereka mengais rezeki, sehingga banyak masyarakat yang mengeluh kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari akibat pandemi.

“Sekarang banyak orang-orang mau bekerja dipulangkan, disuruh berhenti, nggak kerja, terus mereka mau makan apa?,” tanyanya.

Menurut dia, seharusnya pemerintah tidak sekedar mengeluarkan peraturan untuk mengendalikan Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved