Breaking News:

Berita Denpasar

Terkait PPKM Darurat, Petugas Himbau Sektor Non Esensial di Jalan Nangka Utara dan Jalan Antasura

Kegiatan Ops Yustisi gabungan Polresta Denpasar bersama instansi terkait lainnya menyasar sektor non esensial

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Karsiani Putri
Dok. Polresta Denpasar
Kegiatan Ops Yustisi gabungan Polresta Denpasar bersama instansi terkait lainnya menyasar sektor non esensial di Simpang Jalan Nangka Utara - Jalan Antasura, Denpasar, Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kegiatan Ops Yustisi gabungan Polresta Denpasar bersama instansi terkait lainnya menyasar sektor non esensial di Simpang Jalan Nangka Utara - Jalan Antasura, Denpasar, Bali.

BACA JUGA: Kodam IX/Udayana Jalani Pray From Home, Sebagai Upaya Spiritual Agar Pandemi Covid-19 Berakhir

Tim gabungan yang bergerak pada Senin 12 Juli 2021 pagi tersebut, dipimpin langsung Kasat Sabhara Polresta Denpasar Kompol I Gusti Putu Sudara.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka penerapan PPKM Darurat Covid-19 di wilayah hukum Polresta Denpasar tersebut dilakukan sesuai Inmendagri Nomor 18 Tahun 2021, Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 10 Tahun 2021 serta Surat Edaran Wali Kota Denpasar Nomor 180 Tahun 2021.

"Personil gabungan yang diterjunkan dalam kegiatan hari ini ada sebanyak 42 orang," ujar Kompol I Gusti Putu Sudarsa didampingi Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi, Senin 12 Juli 2021 siang.

Dalam kegiatan itu, personil menyasar masyarakat yang tidak mematuhi prokes baik di tempat makan, minimarket dan tempat usaha lainnya.

Sebelum ke lokasi, personil gabungan bergerak dari Polresta Denpasar dan langsung menuju Jalan Nangka Utara dan Jalan Antasura untuk memberikan himbauan kepada pemilik tempat usaha.

"Tempat yang disasar masuk dalam sektor non esensial. Sehingga kita minta untuk menutup sementara tempat usahanya selama pemberlakuan PPKM Darurat," tambahnya.

Lebih lanjut, petugas juga memberikan teguran kepada pemilik usaha agar membatasi pengunjung sampai 50 persen saja dengan mengedepankan prokes.

Mereka juga diminta agar tidak melayani konsumen untuk makan ditempat.

"Di lokasi lainnya juga kita himbau dengan pengeras suara agar tetap menerapkan PPKM Darurat sebagaimana yang diatur dalam Inmendagri, SE Gubernur Bali dan SE Walikota Denpasar. Hasil kegiatan yang dilaksanakan hari ini, ada 30 teguran lisan, 40 himbauan dan nihil penindakan," tutup Kompol I Gusti Putu Sudarsa. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved