Corona di Bali

Tinjau Pos Penyekatan Jalan Nangka Utara Denpasar, Jansen: Mobilitas Masyarakat Masih Banyak

Dalam upaya menekan penyebaran Covid-19, Satgas Penanganan Covid-19 menambah empat titik pos penyekatan di wilayah Denpasar

Polresta Denpasar
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan bersama Kabag Ops Kompol I Made Uder saat meninju lokasi pos penyekatan di Jalan Nangka Utara, Denpasar pada Senin 12 Juli 2021 pagi - Tinjau Pos Penyekatan Jalan Nangka Utara Denpasar, Jansen: Mobilitas Masyarakat Masih Banyak 

Laporan wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam upaya menekan penyebaran Covid-19, Satgas Penanganan Covid-19 menambah empat titik pos penyekatan di wilayah Denpasar, Bali.

Empat titik yang baru masing-masing di Pos Jalan Ahmad Yani Utara, Jalan Nangka Utara, Jalan Seroja dan Jalan Trengguli Penatih, Denpasar, Bali.

Sehingga total pos penyekatan di pintu masuk ke Kota Denpasar ada 11 titik, di mana masing-masing pos enam titik di backup Polda Bali dan tujuh titik dijaga Polresta Denpasar.

Perihal titik pos penyekatan yang ditambahkan, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Senin 12 Juli 2021 pagi, meninjau lokasi penyekatan.

Baca juga: Pemantauan PPKM Darurat di Badung, Sekda Ajak Masyarakat Patuhi Aturan Pemerintah dan Jalani Prokes

Salah satu pos penyekatan yang ditinjau bersama Kabag Ops Polresta Denpasar, Kompol I Made Uder, berlokasi di Jalan Nangka Utara, Denpasar Utara.

Jansen yang turun langsung ke lokasi melihat mobilitas masyarakat di ruas jalan ini masih cukup banyak.

Padahal sebelumnya diinformasikan bahwa pos penyekatan bertujuan untuk mengurangi mobilitas masyarakat khususnya yang mengarah ke Kota Denpasar.

"Tapi faktanya, masyarakat kita seolah-olah tidak menyadari kebijakan pemerintah ini untuk memastikan Bali segera bangkit dan masalah Covid-19 bisa kita atasi bersama," ujar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Senin 12 Juli 2021.

Dari masing-masing titik pos penyekatan, ia menyebut ada enam titik yang di backup oleh Polda Bali dan tujuh titik lainnya dijaga personil Polresta Denpasar bersama instansi terkait lainnya.

"Kita sekarang sudah ada 11 titik penyekatan, di mana enam titik di backup oleh Polda sementara tujuh titiknya oleh Polresta Denpasar sendiri," lanjutnya.

Sementara itu, Jansen menerangkan mekanisme penyekatan ini, ada yang mengalihkan arus lalu lintas dan ada juga yang dilakukan pemeriksaan.

Hal ini untuk memastikan, bagi warga yang bekerja di Kota Denpasar atau hanya sekedar berjalan-jalan ke Kota Denpasar bisa terpantau petugas jaga.

Baca juga: Polresta Denpasar Bagikan Puluhan Sembako kepada Warga yang tengah Menjalani Isolasi Mandiri

"Tujuannya untuk mengurangi mobilitas masyarakat menuju atau beraktifitas ke Kota Denpasar,"ucapnya.

"Sehingga ini bisa memahami bahwa dengan semakin banyaknya mobilitas masyarakat ini semakin beresiko, berbahaya terhadap perkembangan Covid ini," tambah Jansen.

Kumpulan Artikel Corona di Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved