Breaking News:

Sponsored Content

Ikuti KIPP 2021, Bupati Suwirta Paparkan Tiga Inovasi Pemkab Klungkung

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memaparkan inovasi Pemkab Klungkung saat mengikuti Presentasi dan Wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memaparkan inovasi Pemkab Klungkung saat mengikuti Presentasi dan Wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2021 secara virtual di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Senin 12 Juli 2021 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memaparkan inovasi Pemkab Klungkung saat mengikuti Presentasi dan Wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2021 secara virtual di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Senin 12 Juli 2021.

Ia menekankan, agar inovasi yang dibuat bisa terus berjalan secara maksimal, dan harus adanya komitmen yang kuat dan keyakinan dari masing-masing OPD yang menanganinya.  

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suwirta memaparkan secara singkat tiga inovasi, di antaranya Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Gema Santi, Datangi, Obati dan Rawat Kesehatan Masyarakat (Dorkesmas) dan Uyah Kusamba.

Baca juga: Satgas Covid-19 Klungkung Tinjau Kesiapan Ruang Isolasi RSUD, Ruang ICU Covid-19 Terisi 90 Persen

 "Mudah-mudah semuanya bisa masuk dan yang paling penting untuk memastikan agar inovasi itu bisa terus berjalan secara maksimal  harus adanya komitmen yang kuat dan keyakinan dari masing-masing OPD yang menangani," ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta juga menambahkan terkait inovasi di TOSS Center pihaknya bersama dinas terkait sudah rutin turun untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, tentang bagaimana cara mengajarkan memilah sampah dari sumber atau telajakan rumah masing-masing.

Kemudian terkait inovasi Uyah Kusamba, bagaimana cara agar garam ini bisa menjadi mata pencaharian khusus bagi petani garam di sana dan harga garam bisa stabil dan garam pun hasilnya juga sudah dijual ditoko-toko swalayan yang ada di Kabupaten Klungkung.

Baca juga: Hibah Ngaben Massal di Klungkung Dianggarkan Rp 2,3 Miliar, Beberapa Calon Penerima Tunda Pengabenan

Sedangkan untuk inovasi Dorkesmas tentu bagaimana nanti pelayanan masyarakat ke pelosok-pelosok, terutama yang tidak terjangkau oleh mobil agar bisa ditangani dengan baik. 

"Nah walaupun kecil gerakan kita tetapi mempunyai peranan yang sangat penting," imbuhnya.

Kegiatan KIPP ini juga diikuti oleh semua kabupaten/kota se-Indonesia.

Baca juga: Berpotensi Ada Kerumunan, Tahapan Pilkel Serentak di Klungkung Ditunda

 "Saya sangat merasa bersyukur, sebab saya melihat hanya Kabupaten Klungkung yang lolos ketiga-tiganya di Indonesia. Semoga apa yang kita lakukan ini nantinya membuahkan hasil yang maksimal," harap Bupati Suwirta.

Sementara itu, kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Kabupaten Klungklung, I Gede Putu Winastra, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan I Ketut Suadnyana, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung dr. Ni Made Adi Swapatni serta OPD terkait. (*)

Berita lainnya di Berita Klungkung
 

 
 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved