Breaking News:

Berita Denpasar

PPKM Darurat di Denpasar: Sudah 4 Tempat Usaha Didenda Rp 1 Juta, Ratusan Lainnya Dipasangi Stiker

PPKM Darurat di Denpasar: Sudah 4 Tempat Usaha Didenda Rp 1 Juta, Ratusan Lainnya Dipasangi Stiker

Penulis: Putu Supartika | Editor: Widyartha Suryawan
Tribun Bali/Putu Supartika
Sidak tempat usaha sektor non esensial terkait penerapan PPKM Darurat di Kota Denpasar. Sudah 4 tempat usaha di Denpasar yang dikenai denda masing-masing Rp 1 juta karena dianggap melanggar peraturan PPKM Darurat.  

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Selama pelaksanaan PPKM darurat, sektor non esensial dilarang untuk beroperasi.

Sementara bagi perusahaan esensial yang masih bisa buka juga wajib menerapkan protokol kesehatan dan tidak membuat kerumunan ataupun melayani makan di tempat.

Karena masih ada yang melanggar dan tetap beroperasi, beberapa di antaranya sudah dijatuhi sanksi berupa denda.

Di Kota Denpasar, sudah 4 tempat usaha yang dikenai denda masing-masing Rp 1 juta.

Penyebabnya bervariasi, mulai dari menimbulkan kerumunan hingga sektor non esensial yang masih buka di tengah PPKM darurat.

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan empat usaha yang dikenai denda Rp 1 juta meliputi swalayan yang membuat kerumunan, mini market yang buka melewati batas jam operasional dan toko seluler.

“Mereka kami denda masing-masing Rp 1 juta. Karena melanggar peraturan PPKM darurat,” katanya.

Pihaknya sebenarnya mengaku tak ingin ada pelaku usaha atau masyarakat yang dikenai denda.

Sehingga pihaknya mengajak semua masyarakat untuk mentaati aturan yang ada.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved