Berita Bangli

RSU Bangli Jadi Tempat Rujukan Pasien Positif Covid-19 dari Kota Denpasar

Ia menjelaskan, pasien tersebut dirujuk ke Bangli dikarenakan RS Wangaya penuh, dan masih memiliki kerabat di Bangli.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Direktur RSU Bangli I Nyoman Arsana. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli menjadi rujukan seorang pasien covid-19 dari wilayah Denpasar.

Rujukan itu dikarenakan rumah sakit di wilayah Denpasar penuh.

Informasi yang dihimpun, pasien tersebut dirujuk pada hari Sabtu 10 Juli 2021.

Direktur RSU Bangli, I Nyoman Arsana saat dikonfirmasi Selasa (13/7/2021) membenarkan hal tersebut.

Baca juga: Diduga Aktivitas Masyarakat Masih Tinggi, Satgas Covid-19 Bangli Akan Matikan Internet dan Lampu

Ia menjelaskan, pasien tersebut dirujuk ke Bangli dikarenakan RS Wangaya penuh, dan masih memiliki kerabat di Bangli.

“Yang bersangkutan memang positif, namun saat ini kondisinya sudah membaik,” katanya.

Arsana mengatakan, rujukan pasien ke RSU Bangli ini merupakan yang pertama selama pandemi Covid-19.

Disisi lain, ia menegaskan, pihaknya menerima pasien dari seluruh Bali selama masih tersedia tempat perawatan.

“Aturannya memang diperbolehkan. Karena intinya adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari jumlah bed sebanyak 40 unit hingga kini masih terisi sebanyak 16 pasien.

Adapun jika dari jumlah tersebut penuh, maka RSU Bangli sudah mengantisipasi dengan peyediaan dua bed di masing-masing ruangan.

“Harapan kami kasus covid-19 di Bangli segera melandai. Dan diharapkan pula, agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, sehingga terhindar dari virus ini,” harapnya.

Sementara itu, berdasarkan update data kasus covid-19 di Bangli per tanggal 13 Juni, diketahui masih terjadi penambahan sebanyak 9 kasus.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa mengatakan, dari 9 warga yang terindikasi positif covid-19, enam orang diantaranya menjalani isolasi mandiri, dan tiga orang lainnya menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca juga: Warung Jaja Laklak di Bangli Kemalingan, Dua Kompor dan Tiga Tabung Gas Lenyap Digondol Pencuri

Pihaknya menambahkan, dari penambahan kasus tersebut diketahui kasus covid-19 di Bangli secara akumulasi tercatat sebanyak 2.721 kasus.

Di mana 113 orang masih menjalani perawatan, 2.487 orang dinyatakan sembuh, dan 123 orang meninggal dunia. (*)

Artikel lainnya di Berita Bangli

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved