Breaking News:

Berita Bali

Selama PPKM Darurat di Bali, Kodam IX/Udayana Dukung pembagian Obat dan Sembako dari Presiden

Kodam IX/Udayana mendukung pembagian obat dan sembako dari Presiden Jokowi selama masa PPKM Darurat

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Dok Pendam IX/Udayana
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., saat vidcon bersama Menko Maritim dan Investasi RI, Jenderal TNI (HOR) (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A., Minggu 11 Juli 2021 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kodam IX/Udayana mendukung pembagian obat dan sembako dari Presiden Jokowi selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan pembatasan mobilitas di Bali.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam video conference bersama Menko Maritim dan Investasi RI, Jenderal TNI (HOR) (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A., Minggu 11 Juli 2021 menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan kegiatan mobilitas di Bali, salah satunya pembagian obat dan sembako.

Maruli menyampaikan bahwa kegiatan mobilitas di Provinsi Bali sudah mengalami penurunan. 

Baca juga: PNS di Denpasar Diminta Bantu Pedagang Kecil, Beli Dagangannya Sebelum Tutup karena PPKM Darurat

"Mobilitas ini dapat berhasil dengan baik dan dapat diukur apabila ada ketegasan yang lebih lagi dari semua pihak untuk menutup beberapa tempat-tempat bekerja masyarakat sehingga pergerakan masyarakat dapat terkendalikan," terang Pangdam dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Bali.

Sedangkan, untuk kegiatan vaksinasi yang dilakukan TNI, saat ini difokuskan di daerah Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Bangli dengan menyasar pada anak-anak muda yang berada di sana.

"Sekitar 64 persen dan 69 persen yang belum melaksanakan Vaksin," katanya.

Terkait Isolasi terpusat pemerintah daerah kabupaten/kota sampai ke tingkat di desa telah menetapkan dan menyiapkan tempat-tempatnya. 

Baca juga: Pimpin Penyekatan PPKM Darurat, Kasat Lantas Polres Badung:Ini Upaya Mengurangi Mobilitas Masyarakat

Pada kesempatan itu, Menko Marves RI, Luhut menjelaskan, Provinsi Bali sudah mengalami penurunan mobilitas yang cukup signifikan tetapi masih berada di bawah 10 persen.

"Sehingga perlu ditingkatkan kembali penyekatan oleh Satgas Covid-19 baik TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan mengikut sertakan masyarakat khususnya Desa Adat," ujar dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved